BLITAR | B-news.id - Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Supriadi, memberikan dorongan kuat sekaligus pesan tegas kepada delapan pejabat eselon II yang baru dilantik agar segera bergerak cepat menyesuaikan diri dengan dinamika di lapangan.
Pesan tersebut ia sampaikan usai menghadiri prosesi pelantikan Pejabat Tinggi Pratama oleh Bupati Blitar Rijanto di Pendopo Ronggo Hadinegoro, Kamis (13/11) malam.
Baca juga: DPRD Blitar Fasilitasi Audiensi Warga Desa Krisik Soal Sertifikat PTSL Belum Tuntas
Menurut Supriadi, pelantikan bukan sekadar seremonial pengisian jabatan, melainkan titik awal bagi pejabat baru untuk menunjukkan kinerja nyata. Ia menegaskan bahwa masyarakat menunggu bukti, bukan sekadar jabatan baru yang terisi.
“Kita sudah saksikan bersama pelantikan pejabat eselon II. Harapan kami setelah resmi dilantik, mereka segera bergerak dan bekerja secara tepat di lapangan. Terutama terkait serapan anggaran, agar bisa dimaksimalkan menjelang akhir tahun,” ujar Supriadi.
Ia menilai percepatan kerja para pejabat menjadi sangat krusial mengingat waktu tahun anggaran 2025 yang sudah memasuki fase akhir. Menurutnya, efektivitas penggunaan anggaran akan berdampak langsung pada pelayanan publik.
Supriadi juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor. Di masa transisi pejabat baru, komunikasi dan solidaritas antar–organisasi perangkat daerah tidak boleh melemah. Justru, menurutnya, harus semakin solid untuk menjawab tantangan masyarakat.
“Kinerja dan koordinasi jadi kunci. Kami di legislatif berharap sinergi antara eksekutif dan legislatif makin kuat. Bukan untuk kepentingan lembaga semata, tapi untuk kepentingan masyarakat,” kata Supriadi.
Baca juga: Banmus DPRD Kabupaten Blitar Bahas Jadwal Kegiatan Dewan Bulan November 2025
Ia juga mengingatkan bahwa pejabat eselon II memiliki tanggung jawab moral yang besar. Jabatan yang diberikan bukan hadiah, melainkan amanah yang harus dibuktikan dengan integritas dan hasil kerja.
Dalam suasana pelantikan yang berlangsung khidmat, delapan pejabat terlihat menyampaikan sumpah jabatan dengan penuh kesungguhan. Supriadi berharap momentum tersebut menjadi pengingat bahwa setiap keputusan dan kebijakan mereka akan berdampak pada ribuan warga Blitar.
Adapun delapan Pejabat Tinggi Pratama yang dilantik antara lain: Sisilia Dyah Kristiani S.Sos., M.M sebagai Kepala Bappedalitbang; Wahyudi, S.T., M.M sebagai Kalak BPBD; Hendry Bagus Dwiyanto, S.H., M.M sebagai Kadis P3AP2KB; serta Tantowi Jauhari, S.P sebagai Kadis PMD.
Kemudian Agus Zaenal Arfin, S.STP., M.Si dipercaya memimpin Dinas PUPR; Antonius Nanang Adi Putranto, S.T., M.T menjabat Kadis Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan; Heri Widyatmoko, S.Pt sebagai Kadis Peternakan dan Perikanan; serta Bayu Aji Mariska, S.E., M.M sebagai Kadis PMPTSP.
Baca juga: Wali Kota Blitar Lakukan Mutasi Besar-Besaran, 123 ASN Duduki Jabatan Baru
Prosesi pelantikan berjalan tertib dan dihadiri berbagai unsur pemerintahan daerah, mulai dari jajaran Forkopimda hingga perwakilan OPD. Suasana pendopo tampak hangat oleh interaksi antarpejabat yang baru saja melewati proses rotasi tersebut.
Supriadi berharap para pejabat ini segera turun ke lapangan, menggali data, memetakan pekerjaan prioritas, dan membangun hubungan kerja dengan tim internal masing-masing. Menurutnya, kecepatan adaptasi akan menentukan kualitas kinerja sepanjang sisa tahun anggaran.
Ia menutup pesannya dengan mengajak seluruh pejabat untuk bekerja bukan hanya karena tuntutan administrasi, tetapi juga karena tanggung jawab moral kepada masyarakat Kabupaten Blitar. “Kita ingin pemerintah daerah bergerak cepat, responsif, dan benar-benar hadir menjawab kebutuhan warga,” katanya. (hmsdprdkab)
Editor : Redaksi