SURABAYA | B-news.id - Setelah sempat memanas di lapangan, ketegangan antara Aliansi Madura Indonesia (AMI) dan Dinas Perhubungan. (Senin (13/10/2025) sekitar pukul 18.12 WIB.) kemarin Kota Surabaya akhirnya mereda lewat dialog, (14/10/25).
Perwakilan AMI datang langsung ke kantor Dishub Surabaya untuk meminta klarifikasi atas dugaan tindakan arogansi petugas di lapangan.
Baca juga: APBD Surabaya 2026 Disahkan, Mampukah Target Ambisius Pemkot Tercapai?
Pertemuan berlangsung di ruang rapat Dishub Surabaya, dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo yang menerima langsung rombongan AMI, Selasa pukul 11.30 wib.
Dalam pertemuan itu, AMI menyampaikan sejumlah keluhan terkait pengelolaan parkir dan sikap sebagian petugas Dishub di lapangan. Mereka menilai perlu ada evaluasi terhadap penanganan parkir liar dan cara petugas menghadapi masyarakat.
Ketua AMI, Baihaqi Akbar mengatakan pihaknya menghargai langkah cepat Dishub yang bersedia menerima mereka secara terbuka. “Kami datang bukan untuk memperpanjang masalah, tapi untuk mencari penyelesaian yang baik. Alhamdulillah, apa yang menjadi tuntutan kami akan ditindaklanjuti. Konfirmasi dari Dishub kami anggap sebagai masukan positif,” ujarnya setelah pertemuan.
Baca juga: Interupsi Setelah APBD Disahkan: Anggota DPRD Soroti Izin Rumah Kos dan Aset Pemkot yang Menganggur
Trio Wahyu Bowo selaku Plt Kepala Dishub, menyampaikan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti laporan tersebut dengan pemeriksaan internal.
“Kami terbuka terhadap kritik. Semua petugas harus bekerja sesuai etika pelayanan publik,” katanya.
Baca juga: Pemkot Surabaya Alokasikan Rp50 Miliar untuk Pembinaan Generasi Muda
Pertemuan itu berlangsung kondusif dan diakhiri dengan kesepakatan untuk memperkuat komunikasi antara Dishub dan organisasi masyarakat agar kasus serupa tidak terulang.
Sementara suasana di luar kantor Dishub Surabaya berangsur tenang, kedua pihak sepakat: penertiban parkir harus berjalan tanpa meninggalkan rasa hormat antar warga.(rizal)
Editor : Zainul Arifin