KKN Tematik Mahasiswa UB Gandeng Disnakkan Magetan Tabur Benih Ikan di Waduk Klumpit

b-news.id
Kegiatan penaburan benih ikan di waduk Klumpit oleh mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang bersama perwakilan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan. (ist)

MAGETAN | B-news.id – Dalam upaya pengabdian kepada masyarakat, Mahasiswa FAPET Universitas Brawijaya (UB) bekerjasama dengan ( Dinas Peternakan dan Perikanan) DISNAKKAN Magetan. Program penaburan benih ini berlangsung pada Jumat (15/07/2022) di Waduk Klumpit, Desa Banyudono. 

Program ini dihadiri langsung oleh perwakilan DISNAKKAN Kabupaten Magetan, Camat Ngariboyo, dan Kepala Desa Banyudono. Dengan persiapan yang cukup, Mahasiswa FAPET Universitas Brawijaya mampu memelopori jalannya acara dengan sukses.

Terdapat sekitar 6000 ekor benih ikan jenis Tawes yang diatabur di Waduk Klumpit sebai bentuk fasilitas dari Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan dalam mendukung progam kerja KKN Tematik yang berdampak positif untuk masyarakat.

“Dengan adanya kegiatan ini menjadi wujud aktivitas adik-adik mahasiswa dalam pelestarian lingkungan, serta harapannya benih yang ditebar nanti dapat tumbuh dan berkembang, serta memberikan manfaat khususnya bagi warga desa Banyudono.” Sambut Pramono, perwakilan DISNAKKAN Magetan.

Pada acara ini Camat Ngariboyo juga menyampaikan dukungan kepada mahasiswa untuk program kerja kedepannya. “Manfaatkan OPD dinas terkait yang ada di Magetan, selain Dinas Peternakan dan Perikanan masih ada dinas lain yang dapat menunjang progam kerja adik-adik”, terangnya. Beliau juga mengungkapkan ketersediaan beliau dalam menyalurkan komunikasi mahasiswa dengan dinas.

Selain penaburan benih di Waduk Klumpit, terdapat program kerja lain yang akan dilaksanakan hingga tanggal 27 Juli 2022, diantaranya bersih sungai, pendampingan kegiatan posyandu, penanaman bibit sirsak, hingga pemberian tempat sampah pada beberapa instansi di Desa Banyudono.

“Kami sudah melakukan survey menyeluruh pada desa. Masih ada banyak hal yang ingin kami berikan dalam menunjang potensi desa. Dengan waktu yang sangat terbatas, saya akan memanfaatkan kesempatan yang ada, ” ujar Kitto, Ketua Kelompok KKN di Desa Banyudono.

Pada sambutannya, Kepala Desa Banyudono menyatakan siap berkoordinasi dengan karangtaruna dan tokoh setempat dalam menjaga ekosistem waduk. Harapannya benih yang ditabur benar-benar dapat diambil manfaatnya kemudian hari. (Ibnu)

Editor : Redaksi

Daerah
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru