Pelatihan Digital Marketing Resmi Ditutup, Peserta Siap Terjun ke Dunia Kerja

Reporter : Sunyoto
Pelatihan Digital Marketing yang digelar Disnaker Kabupaten Blitar resmi ditutup, peserta siap terjun ke dunia kerja. (ist)

BLITAR | B-news.id - Setelah mengikuti serangkaian pembelajaran intensif selama sepuluh hari, sebanyak 25 peserta pelatihan Digital Marketing yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Blitar secara resmi menuntaskan programnya pada Senin, 19 Mei 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program “SANG KAPTEN” atau Sertifikasi Angkatan Kerja Kompeten yang bertujuan menyiapkan tenaga kerja kompeten dan siap kerja sesuai kebutuhan industri.

Baca juga: Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi, Pemkot Mojokerto Terus Berkomitmen Cetak SDM Unggul 

Penutupan kegiatan berlangsung di Rest Area Hand Astasih Srengat, lokasi yang juga menjadi tempat pelaksanaan pelatihan vokasi dan uji kompetensi.

Dalam kesempatan ini, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar yang diwakili oleh Kepala Bidang Pelatihan Kerja Produktifitas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Latprotrans), Latif Usman, secara resmi menutup program pelatihan tersebut.

“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, pendidikan dan pelatihan Digital Marketing bagi para pemuda pencari kerja kami nyatakan secara resmi ditutup. Semoga program pelatihan ini mendapat ridho dari Tuhan Yang Maha Esa, menjadi ilmu yang bermanfaat dan barokah,” ucap Latif Usman saat memberikan sambutan penutupan.

Latif menyampaikan bahwa para peserta telah mengikuti pelatihan vokasi sejak 6 Mei hingga 16 Mei 2025.

“Hari ini adalah penutup rangkaian pelatihan. Para peserta telah mengikuti pelatihan intensif selama sepuluh hari, dan hari ini mereka melaksanakan uji kompetensi dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang terlisensi BNSP,” jelasnya.

Lebih lanjut, Latif menyampaikan harapan agar ilmu yang diperoleh peserta dapat benar-benar dimanfaatkan dalam kehidupan nyata.

“Kami berharap ilmu yang didapat tidak berhenti di sini. Gunakan untuk mencari kerja, membuka usaha, dan menjadi pribadi yang produktif di tengah masyarakat,” tambahnya.

Program pelatihan ini mendapat pendanaan dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2025. Dari 383 pendaftar, hanya 25 peserta yang lolos seleksi, di antaranya lima orang berasal dari keluarga petani tembakau dan sisanya melalui rekrutmen umum.

Pelatihan vokasi ini dilaksanakan oleh LPK Smart Junior Kanigoro, yang menghadirkan instruktur profesional di bidang digital marketing.

Peserta mendapatkan materi seputar strategi pemasaran digital, manajemen konten media sosial, pengelolaan marketplace, serta penggunaan alat bantu pemasaran online.

Tahapan selanjutnya setelah uji kompetensi adalah program magang kerja yang akan dilaksanakan selama lima hari, dari 20 hingga 24 Mei 2025.

Baca juga: Diklat Barbershop Resmi Ditutup,  Disnaker Blitar: Cetak Barber Bersertifikat di Era AI

Para peserta akan terjun langsung ke Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) untuk mengaplikasikan ilmu yang telah mereka pelajari.

Latif juga memaparkan data Survei Angkatan Kerja Nasional (SAKERNAS) 2024 dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Blitar, yang menunjukkan bahwa jumlah pengangguran di daerah tersebut mencapai 34.859 orang atau 4,77�ri total angkatan kerja.

“Pengangguran masih didominasi oleh lulusan SMA/SMK dan Sarjana. Ini menjadi tantangan kita bersama,” ungkapnya.

Menurutnya, salah satu faktor tingginya pengangguran adalah karena sistem pendidikan dan pelatihan konvensional belum mampu menghasilkan tenaga kerja yang siap pakai.

Oleh karena itu, program seperti SANG KAPTEN diharapkan dapat menjadi solusi nyata untuk mengurangi pengangguran melalui pelatihan yang berbasis kompetensi dan kebutuhan industri.

Program SANG KAPTEN sendiri dirancang dalam pola 3 in 1, yaitu pelatihan vokasi, sertifikasi kompetensi, dan magang kerja.

"Dengan pola ini, peserta tidak hanya dibekali teori dan praktik, tetapi juga diuji dan diterjunkan langsung ke dunia kerja," terang Latif.

Baca juga: Disnaker Kab Blitar Gelar Pelatihan Barbershop  Bagi Pencari Kerja Muda

Salah satu peserta, Fransisca Dea Ananda dari Desa/Kecamatan Selopuro, mengaku sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari program ini.

“Saya senang sekali bisa ikut pelatihan ini. Banyak ilmu yang saya dapatkan, terutama bagaimana memasarkan produk secara digital,” ujarnya penuh antusias.

Fransisca menambahkan, pelatihan ini membuka wawasan barunya tentang dunia digital yang selama ini belum banyak ia ketahui.

“Ilmu ini akan saya manfaatkan sebaik mungkin. Saya akan mencoba menerapkannya untuk membuka usaha sendiri atau melamar kerja di bidang digital marketing,” ujarnya optimis.

Penutupan pelatihan ini menandai dimulainya langkah baru bagi para peserta untuk meniti karir atau membangun usaha sendiri di tengah era digital.

Pemerintah Kabupaten Blitar pun berharap program ini terus berkelanjutan dan menjadi salah satu motor penggerak peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayahnya.(*)

Editor : Zainul Arifin

Daerah
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru