KOTA MOJOKERTO I B-news.id - Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Mojokerto beserta Ketua dan anggota Komisi 2 meninjau langsung ke kantor Dewan yang baru selesai dibangun di jalan raya Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon Kota Mojokerto Rabu (15/2/2023) siang.
Kantor wakil rakyat yang baru rampung pengerjaannya tahun 2022 ini menelan total biaya Rp 23 M.
Agus W Ketua Komisi dua didampingi Wahyu Nurhidayat dan Mulyadi anggota Komisi 2 DPRD Kota Mojokerto. (Ist)
Pembangunan gedung ini melalui dua tahap, yakni tahap pertama di tahun 2021 dengan anggaran sebesar 13 M dan di tahun 2022 dengan anggaran Rp 9 M.
Dari hasil inspeksi mendadak (Sidak) yang dilakukan oleh Komisi 2 beserta jajaran pimpinan DPRD Kota Mojokerto pejabat Sekretaris Dewan (Sekwan) dan pantauan awak media terkesan kurang dari kata sempurna, karena selain ada atap yang bocor juga pemasangan bata relief banyak yang tidak lurus atau presisi.
Gedung DPRD Kota Mojokerto yang baru di jalan raya Surodinawan Kecamatan Prajurit Kulon Kota Mojokerto. (Ist)
"Jangan tanya spek, dilihat dengan mata telanjang nampak alur bata pres yang tidak rata atau bergelombang," sahut Agus W Ketua Komisi 2 yang akrab dipanggil Sinyo.
Pihak dinas PUPR yang telah dihubungi sebelumnya oleh pihak dewan tak tampak kelihatan yang hadir. Justian salah seorang staf dari dinas PUPR meminta maaf karena gedung dalam keadaan terkunci karena kunci dibawa kontraktor dengan alasan belum ditinjau oleh BPKP.
Tampak Agus, menunjukkan bata pres yang tidak rata pemasangannya.. (Ist)
Alhasil rombongan anggota dewan tersebut tidak bisa melihat kondisi bangunan di dalam gedung. "Sedangkan dari luar saja kelihatan seperti ini" sambung Mulyadi dedengkot wakil rakyat yang juga salah satu anggota Komisi dua. (eko)
Editor : Zainul Arifin