Pelantikan 1.032 Anggota PPS, Ketua KPU Kabupaten Kediri: Tolong Jaga Amanah Ini Dengan Baik

b-news.id
Bupati Kediri bersama Ketua KPU usai pelantikan anggota PPS. (Ist)

KEDIRI | B -news.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri melantik dan mengambil sumpah dan janji bagi 1032 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk pemilu serentak tahun 2024. Kegiatan Pelantikan anggota PPS ini dilaksanakan di Gedung Gedung Convention Hall Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri, Selasa, (24/1/2023).

Dalam acara pelantikan anggota PPS tersebut, turut hadir Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, Miftahul Rozak KPU Jawa Timur Suharto Kepala Sekretariat KPU Jawa Timur, dan Bawaslu Kabupaten Kediri serta perwakilan ormas antara lain NU dan Muhamadiyah .

Ketua KPU Kabupaten Kediri Ninik Sunarmi menyampaikan selamat kepada anggota PPS yang telah dilantik dan dinyatakan lulus seleksi, dari 3954 lebih peserta yang mendaftar, hasilnya ditetapkan 1032 anggota PPS terpilih

Dalam sambutannya Ninik menambahkan bahwa anggota PPS yang dilantik ini sudah menjalani berbagai tahapan-tahapan mulai dari seleksi administrasi, tes tulis dan wawancara. Ninik meminta anggota PPS agar menjaga amanah dengan baik.

"Yang antri banyak, dari 3000 ribu sekian. Panjenenagan diambil 1032. Jadi saya sangat berharap tolong jaga amanah ini dengan sebaiknya. Karena panjenengan ini istilahnya merupakan lurahnya KPU Kabupaten Kediri," kata Ninik 

Sementara, Komisioner KPU Jawa Timur Miftahur Rozaq menambahkan, KPU Kabupaten Kediri telah melakukan penyelesaian tugas tahapan di pemilu 2024 melalui badan adhoc yakni rekrutmen anggota PPS dan pelantikan. 

Sementara itu, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana yang hadir dalam acara pelantikan tersebut menitipkan pesan hal yang fundamental

"Jenengan semuanyalah yang nanti akan mengkoordinir yang akan memastikan bagaimana aspirasi dari masyarakat itu menjadi sebuah keputusan dan nantinya akan dilantik dari orang orang yang terpilih dan itu dilakukan pada tanggal 14 Pebruari 2024" ujar Mas Dhito

Mas Dhito juga menyampaikan bahwa pemilu yang akan datang ini mungkin menjadi sejarah baru karena disitu dipilih presiden secara langsung, gubernur dpr, dprd tingkat II dprd tingkat I dan akhir tahun dilanjutkan bupati dan wali kota.

Selain itu Mas Dhito berpesan, anggota PPS yang dilantik saat ini hendaknya memilki keberanian untuk menolak pemberian apa pun dari seseorang yang memiliki kepentingan pada pelaksanaan Pemilu 2024 nanti. 

"Berani menolak kalau ada yang mau nyangoni jenengan. Ya andaikata kalau mau seperti itu, ya jangan jadi PPS. Jadi PPS itu harus punya integritas seperti yang dibacakan tadi. Jadi betul betul harus bisa menjaga amanah dari konstitusi kita," kata Mas Dhito.

"Tapi saya percaya dari 1032 PPS nantinya merupakan hasil produk Demokrasi yang terbaik. Dan saya medoakan KPU Kabupaten Kediri tidak hanya terbaik di tingkat Provinsi Jawa timur tetap juga menjadi KPU terbaik se Indonesia," kata Bupati Kadiri itu.

Setelah diambil sumpah, para anggota PPS ini kemudian membacakan komitmen pakta integritas bertekad bekerja keras menyelenggarakan Pemilu berdasarkan asas langsung umum bebas rahasia jujur dan adil serta profesional.

Setelah acara pelantikan seluruh anggota PPS terlantik selanjutnya mengikuti bimbingan teknik yang dilakukan hari itu juga. (sis)

Editor : Zainul Arifin

Daerah
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru