KOTA MOJOKERTO l B-news.id - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengajak seluruh warga, khususnya warga di Kelurahan Gedongan untuk bersinergi dalam menekan angka stunting. Meskipun angka stunting di Kota Mojokerto berada diangka 4,08 persen, pihaknya berupaya untuk terus menekan hingga 0 persen.
"Dua tahun lagi, harapan kita sudah nol, zero stunting di Kota Mojokerto," kata Ning Ita dalam sambutan di acara Musrenbang Kelurahan Gedongan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Kamis (17/1/2023).
Ia yakin target tersebut bisa terwujud tidak lepas dengan peran serta warga. Pemkot Mojokerto selaku pembuat kebijakan tidak sepenuhnya berhasil tanpa dukungan warga.
Dengan mengadopsi program segenggam sampah gawe stunting (gempa ginting) yang diinisiasi oleh kelurahan Prajurit Kulon.
Peserta Musrenbang Kerurahan Gedongan Kecamatan Magersari. (Ist)
Melalui program tersebut, warga bisa memanfaatkan sampah organik rumah tangga sebagai pakan maggot. Hasil ternak maggot akan dijadikan pakan ikan. Nantinya hasil budidaya ternak ikan, sebagian akan disalurkan kepada warga stunting untuk dikonsumsi.
Menurut Ning Ita tidak perlu banyak biaya untuk membeli pakan. Kita hanya perlu pengadaan kotak-kotak tempat budidaya dan bibit magogot, nanti kita intervensi anggaran dari dana kelurahan," pungkas Ning Ita. (eko/ram)
Editor : Zainul Arifin