Bikin Kumuh, Puluhan PKL di Depan RSUD Sampang Ditertibkan

b-news.id
Satpol PP saat melakukan penertiban PKL di area Depan RSUD Moch Zyn Sampang. (Ist)

SAMPANG | B-news.id -  Puluhan pedagang kaki lima (PKL) yang menempati jalan trotoar di depan RSUD Moh Zyn Sampang ditertibkan Sat Pol PP Kabupaten Sampang, Rabu (12/10/2022). 

Penertiban itu dilakukan untuk menghindari kekumuhan dan memperindah kota Sampang dan tidak mengganggu pejalan kaki.

 Mengingat  saat ini Sampang kini lagi berbenah dalam segala bidang menuju Kabupaten Sampang Hebat Bermartabat dan menyambut penilaian Adipura. 

Lantas akan direlokasi kemana para PKL tersebut? Pemkab Sampang harus berkoordibadi dengan semua pihak. 

Warga Sampang harus belajar dari Surabaya, misal di RS.Soetomo Surabaya dimana pedagang kaki lima disterillkan dan untuk itu selama jam kerja rumah sakit ditiap titik dan sudut terutamanya depan rumah sakit ditempatkan petugas Pol PP yang berjaga meskipun tetap saja main kucing - kucingan, namun setidaknya berhasil di kosongkan atau steril. 

Dan tentang bagaimana kalau tidak bisa berjualan sedangkan mereka menanggung beban kebutuhan keluarga. Soal itu bisa disiasati tanpa mendirikan tenda warung kaki lima, yaitu bisa dilakukan dengan layanan antar sesuai pesanan dan masih banyak strategi pemasaran lain dan itu biasanya naluriyah seorang pedagang sudah punya. 

RSUD Moh.Zyn Sampang kini sudah kelas B, sudah sepatutnya kita bantu dan dukung bersama, apalagi di bawah pimpinan Direktur yang baru dr.Agus Akhmadi yang berkomitmen menjadikan RSUD Moh.Zyn sebagai rumah sakit rujukan se-Madura tanpa calo dan proses yang berbelit belit. RSUD Moh.Zyn sudah selayaknya kita dukung menjadi kebanggaan milik warga Sampang khusunya, untuk itu wajib kita jaga bersama agar tidak kumuh. 

Sementara Abd.Aziz Sekretaris LSM Garda Kawal Sampang (GKS) menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah dalam hal ini Pol PP telah melakukan pengosongan area depan pagar RSUD Moh.Zyn. "Sangat disayangkan kalau di biarkan kumuh, dan semoga pengosongan ini tidak sebatas karena ada penilaian Adipura semata," tutur Aziz. 

Sejalan dengan pendapat tersebut Ibu Fatim, selaku Humas RSUD Moh.Zyn Sampang menyampaikan, semoga tindakan mengosongkan area tersebut bukan sebatas karena mau Adipura atau karena adanya pemberitaan semata. "Tapi selamanya,"pugkasnya. (syamsul)

Editor : Zainul Arifin

Daerah
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru