GRESIK | B-news.id - Masjid yang makmur jamaah dan kegiatannya, pastinya program dari pengurus selalu sejalan dengan warga masyarakat sekitar, dan pedagang disekitar masjid setta sopir angkot adalah salah satu dari makmur nya jamaah masjid.
Demikian diungkap Ketua Takmir Masjid Agung, Misbahul Abidin, seusai pertemuan pedagang, takmir dan YDSF. Selasa (4/10).
"Halaman dari Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim ini, sering dipakai parkir bus peziarah, baik yang hanya sekedar ikut jamaah solat, kadang mereka hanya pindah naik angkot untuk berziarah, dan inilah dimanfaatkan para pedagang untuk mengais rejeki di kawasan Masjid ini," terang Misbah.
Sedikitnya 11 lapak pedagang sudah berdiri hampir setahun ini di kawasan Masjid Agung, dagangan mereka juga beraneka macam, khas menjual makanan dan minuman bagi peziarah .
Untuk lebih mengembangkan bakat dan kemampuan dalam berdagang, pihak takmir Masjid menggandeng yayasan dana sosial Al Falah untuk memberikan pinjaman tanpa agunan dan tanpa bunga bagi pedagang di kawasan Masjid tersebut.
Yayasan Dana Sosial Al Falah Gresik menyambut gembira rencana ini, dan meminta para pedagang untuk mengumpulkan copy KTP dan KK pedagang yang akan mengajukan pinjaman untuk pengembangan usaha.
"Kami akan membantu para pedagang untuk menambah modal usahanya, pinjaman modal awal maksimal kami berikan berkisar 1 juta, bergantung rencana kebutuhan belanja, dengan adanya penguatan modal dan juga nanti ada pembinaan sikap dan cara menyajikan, serta rajin mengaji, maka jamaah masjid ini akan semakin makmur," papar Aries Munandar, Kepala YDSF Gresik. (ali)
Editor : Redaksi