Resmi Lantik Tiga Pejabat Tinggi Pratama, Gus Bupati : Hindari Pola Kerja Sektoral Perkuat Sinergitas 

Reporter : Eko Purbo
Tiga pejabat tinggi pratama sedang menandatangani pakta integritas dihadapan Gus Bupati. (ist)

KABUPATEN MOJOKERTO | B-news.id - Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra melantik tiga pejabat tinggi pratama. Mereka yang dilantik di antaranya, Yuni Laili Faizah sebagai Kepala DPUPR Kabupaten Mojokerto, Amzar Ashari Siregar sebagai Kepala Dispendik Kabupaten Mojokerto, dan Nalurita Priswiandini sebagai Kadisperka Kabupaten Mojokerto di Pendopo Graha Maja Tama pada Rabu (14/1) pagi.

Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra mengucapkan selamat bekerja kepada pejabat yang baru saja dilantik. Selamat mengemban amanah baru, segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru.

Baca juga: Sebut Kiai Asep Preman, HMN Tidak Terima dan Akan Pertimbangkan Langkah Hukum

“Susun langkah strategis serta dorong inovasi pelayanan yang nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Tunjukkan bahwa saudara memang layak dipercaya dan mari kita bersama-sama membangun Kabupaten Mojokerto yang lebih maju, adil, dan makmur,” harapnya.

Ditambahkannya, sebagai pejabat pimpinan tinggi Pratama, saudara dituntut untuk menjadi teladan bagi seluruh jajaran.

“Bangun kepemimpinan yang kolaboratif, komunikatif, dan berorientasi pada hasil. Hindari pola kerja yang sektoral. Perkuat sinergi antara perangkat daerah serta libatkan pemangku kepentingan dalam pelaksanaan program-program pembangunan,” pesannya.

Pihaknya mengajak mari menjaga integritas dan profesionalisme. Jauhi praktek-praktek korupsi, kolusi, dan nepotisme serta senantiasa mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan.

Gunakan anggaran secara efektif dan efisien, pastikan setiap rupiah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Mojokerto.

“Selain itu, saya juga berharap saudara mampu mengakselerasi program-program program unggulan atau prioritas daerah yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan pembangunan,” ucapnya.

Lebih lanjut dikatakannya, Kepala Dinas Pendidikan mempunyai peran strategis dalam membangun sumber daya manusia Kabupaten Mojokerto yang unggul, berkarakter, dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Baca juga: Aksi Demo Pamong Majapahit Kepada Bupati Mojokerto, Picu Kemarahan Kiai Asep 

“Selain itu kualitas layanan pendidikan juga harus berjalan seiring dengan penguatan literasi dan numerasi serta pemerataan akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali,” paparnya.

Masih kata Bupati Mojokerto, pendidikan adalah fondasi utama kemajuan daerah dan disinilah Mojokerto kita siapkan.

“Dengan pembangunan sumber daya manusia inilah, kami berharap peningkatan sumber daya manusia melalui pendidikan benar-benar menjadi ujung tombak kita untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia kita,” ujarnya.

Disisi lain, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan memiliki tanggung jawab besar dalam membangun budaya literasi, tata kelola arsip yang tertib serta peradaban pengetahuan.

“Saat ini kita menyaksikan banyak ruang komersial. Salah satunya kafe yang berkembang menjadi tempat membaca dan berdiskusi. Fenomena ini harus menjadi refleksi bagi kita bersama ada kehadiran pemerintah daerah dalam menyediakan ruang baca publik yang nyaman, inklusif dan ramah masyarakat,” paparnya

Baca juga: Pemkab Mojokerto Genjot Penerimaan PAD Melalui BPHTB Optimalkan Peran PPAT

Oleh karena itu, ia mendorong agar perpustakaan daerah, perpustakaan Kecamatan hingga pojok baca desa dikembangkan sebagai ruang publik yang modern, adaptif dan relevan dengan generasi muda.

“Sekaligus tetap menanamkan nilai-nilai edukatif dan kebudayaan lokal. Inilah wujud nyata kehadiran pemerintah dalam membangun peradaban literasi di Kabupaten Mojokerto,” tegasnya.

Sedangkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang memiliki peran yang sangat strategis dan vital dalam menghadirkan infrastruktur yang berkualitas, berkelanjutan dan berkeadilan.

"Membangun jalan irigasi dan drainase serta penataan ruang dilaksanakan melalui perencanaan dan pengawasan yang ketat serta berorientasi pada kemanfaatan jangka panjang sehingga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan mampu mendukung pertumbuhan wilayah,” pungkasnya. (*)

Editor : Redaksi

Daerah
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru