KABUPATEN MOJOKERTO | B-news.id - Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa, menyambut dengan tangan terbuka atas kedatangan Mahasiswa dan Mahasiswi Universitas Airlangga Surabaya di Bumi Majapahit ini.
Kedatangan para mahasiswa Unair tersebut ialah untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata dan Belajar Bersama Komunitas (KKN-BBK) yang ke-7 di wilayah Bumi Majapahit ini.
Baca juga: KemenHAM dan Pemkab Mojokerto Pastikan Evaluasi Total Pasca Insiden Dugaan Keracunan
Secara tersirat, sambutan hangat dari Gus Bupati Mojokerto diungkapkan melalui apel penerimaan mahasiswa KKN-BBK Unair, yang digelar di Halaman Kantor Pemkab Mojokerto, (6/1) pagi.
"Kami selalu terbuka untuk menerima mahasiswa dan mahasiswi (yang melaksanakan) KKN dari semua universitas yang masuk di daerah kami," tutur Gus Bupati selaku pembina apel.
Masih pada sesi arahannya, Gus Bupati menjelaskan bahwa Kabupaten Mojokerto sudah beberapa kali menjadi tujuan dari program KKN-BBK Unair Surabaya.
Ia menilai bahwa KKN-BBK yang dilaksanakan sebelumnya membawa dampak positif bagi masyarakat, oleh karena itu Gus Bupati berharap agar pada KKN-BBK kali ini program kerja yang diusung oleh para mahasiswa juga bersifat inovatif dan berkelanjutan untuk masyarakat.
Baca juga: KKN-BBK UNAIR ke-7 di Gresik Mengangkat Inovasi Kolaborasi
"Kami berharap mahasiswa-mahasiswi yang melaksanakan KKN nanti memiliki program kerja yang berdampak langsung kepada masyarakat, program kerja yang inovatif, dan berkelanjutan," imbaunya.
Sementara itu, perwakilan dari rektorat Unair Surabaya, Maftuchah Rochmanti, mengatakan bahwa pada KKN-BBK Unair yang ke-7 ini, dilaksanakan oleh 351 mahasiswa yang tersebar di 40 desa pada tiga (3) kecamatan.
"Kami izin mengerahkan 351 mahasiswa untuk KKN-BBK ke-7 di Kabupaten Mojokerto ini yang akan terbagi pada 40 desa di 3 kecamatan, Kecamatan Trawas, Kecamatan Gondang dan, Kecamatan Pacet," terang Maftuchah yang merupakan Direktur Pendidikan Universitas Airlangga itu.
Baca juga: Aksi Demo Pamong Majapahit Kepada Bupati Mojokerto, Picu Kemarahan Kiai Asep
Senada dengan pernyataan Gus Bupati sebelumnya, Direktur Pendidikan Maftuchah juga mengatakan, bahwa KKN-BBK Unair ini selain untuk meningkatkan kapasitas mahasiswa dan para civitas, juga sebagai salah satu bentuk sinergitas antara pihaknya dan pemerintah daerah, demi terciptanya kemajuan bangsa serta Negara Republik Indonesia.
"Selain untuk meningkatkan kualitas perguruan tinggi, KKN-BBK juga salah satu cara Unair Surabaya untuk bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah demi kemajuan bangsa dan negara Indonesia, khususnya di bidang pendidikan," tuntas Maftuchah. (*)
Editor : Redaksi