Kota Mojokerto Dinobatkan sebagai Pemerintah Daerah dengan Komitmen Anti Kecurangan Terbaik

avatar Eko Purbo

MOJOKERTO | B-news.id - Pemerintah Kota Mojokerto kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini, Pemkot Mojokerto mendapatkan apresiasi dari BPJS Kesehatan RI sebagai Juara 1 Pemerintah Kabupaten/Kota dengan Komitmen Anti Kecurangan Terbaik.

Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar kepada Plt. Kepala Dinas KesPPKB Kota Mojokerto, yang hadir mewakili Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari.

Baca Juga: Lakukan Monev Kube, DinsosP3A Kota Mojokerto Pastikan Bansos Bermanfaat Bagi Warga Miskin

Penyerahan penghargaan berlangsung dalam rangkaian 1st INAHAF Conference 2025 yang digelar di Yogyakarta pada Rabu (10/12).

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menyampaikan apresiasinya atas penghargaan tersebut. “Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran, khususnya tenaga kesehatan dan pengelola JKN di Kota Mojokerto yang selalu berkomitmen menjaga integritas dan transparansi. Kami akan terus memperkuat sistem pengawasan agar layanan kesehatan bagi masyarakat berjalan tanpa praktik kecurangan dan semakin berkualitas,” jelasnya.

Baca Juga: Tarik Wajib Pajak, Pemkot Mojokerto Hadirkan Combo Diskon PBB-P2 2026

Apresiasi ini menjadi bukti nyata komitmen Kota Mojokerto dalam menghadirkan sistem layanan kesehatan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat sinergi dengan BPJS Kesehatan, fasilitas kesehatan, serta seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan tidak adanya praktik kecurangan dalam pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Dalam bidang kesehatan, sebelumnya Kota Mojokerto juga sudah mengalokasikan anggaran jaminan kesehatan dan telah meraih predikat UHC.

Baca Juga: Pemkot Mojokerto Kembali Sabet UHC Awards 2026, Akses Layanan Kesehatan Warga Kian Terjamin

Ajang ini menjadi forum internasional yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat tata kelola, integritas, serta strategi pencegahan kecurangan di sektor kesehatan. (eko)

Berita Terbaru