Penyaluran BLT DBHCHT Berlanjut, Dinsos Blitar Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

avatar Sunyoto
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kabupaten Blitar, Yuni Urinawati, S.Sos., MM.. (ist)
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kabupaten Blitar, Yuni Urinawati, S.Sos., MM.. (ist)

BLITAR | B-news.id - Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Sosial (Dinsos) terus melanjutkan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Bantuan ini diberikan kepada buruh pabrik rokok, buruh tani tembakau, dan buruh tani cengkeh yang ber-KTP Kabupaten Blitar, dengan komitmen kuat pada ketepatan sasaran dan transparansi.

Baca Juga: Ormas BIDIK Demo Soroti Ketimpangan Wilayah di  Kabupaten Blitar 

Program BLT DBHCHT tahun 2025 dilaksanakan dalam enam tahap, dimulai sejak Juli. Hingga saat ini, empat tahap telah rampung, dan tahap kelima ditargetkan berlangsung pertengahan November.

Penyaluran dilakukan melalui Bank Jatim untuk memastikan proses berjalan akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kabupaten Blitar, Yuni Urinawati, S.Sos., MM., menyampaikan bahwa setiap penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp300 ribu per bulan selama enam bulan berturut-turut. 

“Penyaluran dilakukan melalui Bank Jatim guna memastikan transparansi dan ketepatan sasaran,” ujarnya, Rabu (19/11)205).

Baca Juga: ADD 2026 Menurun, Kades dan Perangkat Desa se-Blitar Gelar Hearing dengan DPRD

Ia menambahkan bahwa pihaknya terus melakukan validasi data agar penerima manfaat benar-benar sesuai kriteria.

“Kami ingin memastikan BLT ini tepat sasaran dan benar-benar menyentuh para buruh yang menggantungkan hidup pada sektor pertembakauan,” tegas Yuni.

Berdasarkan data Surat Keputusan (SK) tahap pertama, jumlah penerima tercatat 3.901 orang dengan total anggaran Rp1.170.300.000. Pada bulan Juli, jumlah penerima meningkat menjadi 4.705 orang dengan anggaran Rp1.411.500.000. Sementara itu, pada bulan Agustus dan September, jumlah penerima mencapai 4.810 orang (Rp1.443.000.000) dan 4.898 orang (Rp1.469.400.000).

Baca Juga: Lansia Tewas Tertabrak KA di Garum Blitar

Tahap keenam penyaluran dijadwalkan pada awal Desember. Pemerintah Kabupaten Blitar berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata.

“Kami berharap BLT ini tidak hanya meringankan beban ekonomi buruh, tetapi juga menjadi stimulus peningkatan kesejahteraan masyarakat pertembakauan,” imbuhnya. (kmfkab/dbhcht)

Berita Terbaru