GRESIK | B-news.id - Warga Kelurahan Trate, Kecamatan Gresik sebagian besar masyarakatnya adalah pengusaha UMKM dengan berjualan aneka makanan, minuman, serta jajanan, dan selama ini mereka menggelar dagangan di rumah masing masing, hanya sebagian kecil saja yang menggelar dagangan di pasar kota maupun pasar krempyeng kota Gresik.
Mendapati kenyataan seperti itu, apalagi saat ini hampir semua sektor ekonomi kesu dan kurang bagus, maka Karang Taruna Kelurahan Trate menggelar " Kuliner Jajanan Trate" yang di gelar pada sepanjang Jl Abdul Karim setiap 2 pekan sekali.
Baca Juga: Matematika Jadi Pelajaran Menyenangkan, Peningkatan Guru Dalam Penyajian
"Bagi kami generasi muda pada Karang Taruna Kelurahan Trate, punya keinginan untuk mengangkat dan memberi nilai tambah bagi pengusaha UMKM yang selama ini menggelar dagangan di rumah, untuk dikenalkan pada masyarakat yang lebih luas dengan menggelar Kuliner jajanan Trate, secara rutin 2 pekan sekali di tepi jalan raya, tentu berharap ada kenaikan pendapatan," jelas Dicky wahyudi, Ketua Karang Taruna Trate.
Tokoh masyarakat Kelurahan Trate, yang juga anggota DPRD Gresik, Elvita Yulianti mendukung penuh langkah dari karang taruna setempat, dengan tetap memberikan arahan serta dampingan.
"Bentuk dukungan kami, ketika karang taruna mempunyai usulan untuk lebih memberdayakan pengusaha UMKM, kami segera berkordinasi dengan pemerintahan di kelurahan, pada Dinas Perijinan, bahkan pada bank jelantah untuk menerima minyak goreng bekas pakai ( jelantah red) untuk mengurangi polusi dan lingkungan semakin bersih," terang Feti panggilan akrabnya. Minggu (2/11).
Baca Juga: Kawasan Kota Lama Gresik Menarik Wisatawan Mancanegara
Elvita ikut juga membeli dagangan pengusaha UMKM. (ist)
Pada pelaksanaan Kuliner Jajanan Trate, tercatat ada 70 Lapak yang menggelar aneka barang dagangan, mereka sudah tercatat di karang taruna untuk menggelar setiap 2 pekan, sebagian besar warga Kelurahan Trate, dan sekitarnya, mereka buka lapak dari jam 05.30 hingga 09.30, saat buka perdana dimulai senam pagi serta ada tambahan musik tunggal dengan penyanyi terkenal.
Baca Juga: Sekda Gresik Dorong Industrialisasi Pertanian Berbasis Teknologi
Salah seorang warga Kelurahan Bedilan, Mashuda yang suka kuliner jajanan khas kota Gresik sangat menikmati adanya pedagang di tepi jalan yang di gelar oleh karang taruna.
"Selama ini , kalau kepingin jajanan tertentu harus masuk dalam gang, yang kadang motor gak bisa dinaiki, kalau ada yang jualan di tepi jalan dengan harga yang sama dan ada hiburan live musik, lebih suka ber belanja di arena kuliner jajanan ini," jelasnya.(*)
Editor : Zainul Arifin