SURABAYA | B-news.id - Menjelang musim hujan, Pemerintah Kota Surabaya mulai menata strategi baru menghadapi banjir. Tidak lagi seragam, penanganan dilakukan spesifik per kawasan—menyesuaikan karakter tanah, aliran air, dan kepadatan wilayah. Langkah ini diambil agar genangan yang saban tahun mengintai tak lagi menjadi rutinitas tahunan.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, kebijakan itu merupakan respons atas anomali cuaca yang melanda sejumlah daerah.
Baca Juga: APBD Surabaya 2026 Disahkan, Mampukah Target Ambisius Pemkot Tercapai?
“Kita lihat kondisi di Bali, kita lihat Jakarta kemarin. Curah hujan sekarang tak lagi bisa ditebak. Di Jakarta, bahkan di musim panas, hujan dan banjir bisa datang bersamaan,” ujarnya, Senin (13/10).
Baca Juga: Pemkot Surabaya Alokasikan Rp50 Miliar untuk Pembinaan Generasi Muda
Pemkot kini memetakan kawasan rawan genangan hingga ke tingkat kelurahan. Eri berharap, upaya antisipasi berbasis wilayah ini membuat Surabaya lebih tangguh menghadapi perubahan iklim. (rizal)
Editor : Zainul Arifin