GRESIK | B-news.id - Desa Setro, Kecamatan Menganti yang berhimpitan dengan Kecamatan Lakarsantri, Surabaya, masyarakatnya adalah pegawai, pekerja, pedagang.
Pemerintah Desa Setro dalam meningkatkan pendapatan warganya, saat ini sedang membangun lapak untuk UMKM masing masing ukuran 4 X 4 meter dengan rangka besi baja. sedikitnya 7 lapak rangkanya sudah berdiri, tinggal memberikan atap, dinding dan alas dasar yang di rencanakan dari paving.
Baca Juga: Matematika Jadi Pelajaran Menyenangkan, Peningkatan Guru Dalam Penyajian
Direncanakan 70 unit lapak akan di bangun di atas tanah kas desa ( TKD), dan 1 unit yang sudah berfungsi sejak setahun lalu.
Staf Desa Setro, Lilik Wijayanti mengatakan beberapa warung di tepi jalan raya yang terkena pelebaran jalan, terpaksa di bongkar dan digeser beberapa puluh meter diatas TKD.
Baca Juga: Kawasan Kota Lama Gresik Menarik Wisatawan Mancanegara
"Dengan di buatkan bangunan yang lebih layak, parkirnya tertata dan lebih lebar, serta tidak mengganggu arus lalu lintas, ada penguatan modal bagi pedagang, juga menejemen penjualan, kedepan juga ada pendapatan untuk desa," tegas nya.
Kepala Desa Setro, Kecamatan Menganti, Achmad Saiful SH yang selalu konsen untuk mensejahterakan warganya, selalu mencari terobosan.
Baca Juga: Sekda Gresik Dorong Industrialisasi Pertanian Berbasis Teknologi
"Kebetulan ada dana Jasmas dari salah seorang anggota DPRD, mas Pondra, ya kita pergunakan untuk me relokasi warung tepi jalan yang terkena pelebaran, sekaligus menata kawasan sekaligus membuat nyaman bagi pengunjung dan penikmat di lapak UMKM," papar Kades yang lulusan ponpes terkenal di Jombang. (*)
Editor : Zainul Arifin