KOTA MOJOKERTO | B-news.id - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian terkait perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Hal ini disampaikannya usai mengikuti rapat koordinasi (rakor) dengan Mendagri bersama seluruh kepala daerah, yang dirangkaikan dalam Rakor Pengendalian Inflasi Daerah, Selasa (2/9/2025), di Ruang Command Center Balai Kota Mojokerto.
Baca Juga: Wujudkan Pengadaan Transparan, Pemkot Mojokerto Teken Kontrak Payung ATK Kertas di Tahun 2026
Mendagri dalam kesempatan tersebut memberikan delapan arahan penting kepada seluruh kepala daerah, mulai dari pelaksanaan rapat koordinasi Forkopimda, duduk bersama dengan para tokoh masyarakat, menggelar doa lintas agama untuk kedamaian bangsa, hingga menggencarkan program-program pro rakyat seperti gerakan pangan murah dan bantuan sosial.
Selain itu, Mendagri juga meminta kepala daerah menunda kegiatan seremonial yang terkesan berlebihan, tidak memamerkan kemewahan, membatasi perjalanan ke luar negeri, hingga memastikan kehadiran penuh di daerah masing-masing untuk mengendalikan situasi bersama Forkopimda.
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari didampingi Sekdakot Gaguk Tri Prasetyo rakor daring dengan Mendagri. (ist)
Baca Juga: Lagi, Destinasi Wisata Kota Mojokerto Susur Sungai Ngotok
Menindaklanjuti hal tersebut, Ning Ita sapaan akrab Wali Kota Mojokerto menyampaikan bahwa sejumlah langkah konkret telah dilakukan di Kota Mojokerto. Diantaranya telah menggelar rapat koordinasi Forkopimda bersama pimpinan fraksi DPRD, tokoh masyarakat, dan organisasi pemuda yang menghasilkan deklarasi penolakan aksi kekerasan dalam penyampaian pendapat di muka umum, pada Minggu (31/8) lalu.
Selain itu, Pemkot Mojokerto juga telah menggelar doa bersama dan istigasah serentak di seluruh kantor perangkat daerah, bahkan melibatkan para pengemudi ojek online (ojol) untuk mendoakan kedamaian bangsa, pada Senin (1/9).
“Kami berkomitmen menjaga kondusivitas daerah, sekaligus memastikan kesejahteraan masyarakat melalui program nyata seperti gerakan pangan murah di seluruh kecamatan, termasuk yang digelar kejaksaan dan polres,” ungkap Ning Ita.
Baca Juga: Wali Kota Mojokerto Dorong Generasi Muda Adaptif Hadapi Disrupsi Digital
Ning Ita menegaskan, arahan Mendagri menjadi panduan penting bagi pemerintah daerah agar tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memastikan keamanan, ketertiban, dan ketenangan masyarakat.
"Tentu kita berharap stabilitas keamanan dan ekonomi dapat terus terjaga, sehingga masyarakat merasakan kehadiran pemerintah di tengah situasi yang sedang dihadapi bangsa seperti saat ini,” pungkasnya. (*)
Editor : Zainul Arifin