Nila Yani Sosialisasi Empat Pilar MPR RI dan Serap Aspirasi Perempuan Gresik

avatar Ali Sugiarto
Nila Yani Sosialisasi empat pilar. (ist)
Nila Yani Sosialisasi empat pilar. (ist)

GRESIK | B-news.id - Anggota MPR RI, Nila Yani Hardiyanti, S. I.Kom, M.IP menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Jl. Mayjend Sungkono, Kelurahan Gulomantung, Kecamatan Kebomas, Kemarin lalu, 

Kegiatan ini dihadiri puluhan peserta, mayoritas perempuan dari berbagai elemen buruh dan komunitas perempuan di Kabupaten Gresik.

Baca Juga: Anggota DPRD Kota Blitar, Siswanto, Serap Aspirasi Warga Kepanjenkidul dalam Reses I Tahun 2025

Empat Pilar MPR RI yang disosialisasikan meliputi Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

Dalam sambutannya, Mbak Nila Yani sapaan akrabnya menekankan pentingnya pemahaman nilai-nilai kebangsaan, terutama di kalangan perempuan, sebagai langkah strategis memperkuat partisipasi dalam pembangunan nasional.

“Momentum Hari Kartini ini harus menjadi inspirasi akan ketangguhan R.A Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan agar lebih berperan dalam pembangunan bangsa,” ujar Anggota Komisi VII DPR RI ini.

Baca Juga: Rido Handoko S.Pd Serap Aspirasi Warga Kota Blitar dalam Reses Masa Persidangan 2025

Menurut Mbak Nila, perjuangan Kartini bukan semata soal kesetaraan gender, melainkan juga peran aktif perempuan dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa melalui penguatan nilai-nilai kebangsaan.

“Perempuan Indonesia masa kini harus menjadi motor penggerak perubahan, bukan sekadar simbol perjuangan masa lalu,” tegas Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan ini.

Ia menambahkan, kesetaraan gender harus terus diperjuangkan agar perempuan mendapatkan ruang yang setara dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, politik, ekonomi, hingga sosial kemasyarakatan.

Baca Juga: PDIP Usung Rijanto dan Beky: Keputusan di Luar Prediksi Menuai Kontroversi

“Kesetaraan gender bukan hanya soal hak, tapi juga kewajiban untuk turut memajukan bangsa. Melalui sosialisasi Empat Pilar, saya ingin perempuan Indonesia semakin sadar akan perannya sebagai penjaga nilai-nilai luhur kebangsaan,” pungkasnya.

Kegiatan ini juga diisi dengan diskusi terbuka dari para kelompok masyarakat dan komunitas perempuan dari berbagai bidang. (*)

Berita Terbaru