KOTA MOJOKERTO | B-news.id - Ning Ita yang merupakan sapaan akrab dari Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang dilaksanakan oleh pemerintah.
Hal ini disampaikan Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita tersebut saat bertemu dengan kader motivator kesehatan Kelurahan Meri dan Kelurahan Kauman di kantor kelurahan masing-masing, Kamis (24/4) siang.
Baca Juga: Wali Kota Ning Ita Lantik 78 Pejabat Pemkot, Harapkan Jadi Pemimpin yang Rendah Hati
Menurut Ning Ita bahwa program PKG merupakan bagian penting dalam upaya mempersiapkan Indonesia Emas 2045, agar bangsa Indonesia menjadi tangguh, sehat, unggul, dan berdaya saing di kancah global.
“PKG juga sejalan dengan visi-misi Panca Cita Ning Ita–Cak Sandi, khususnya pada poin pertama, yaitu peningkatan sumber daya manusia (SDM) melalui pembentukan SDM yang berkarakter, unggul, dan berdaya saing. Hal ini dilakukan melalui pemerataan serta peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan. Program ini merupakan bagian dari strategi besar pembangunan manusia di Kota Mojokerto,” ujar Ning Ita.
Kader Motivator dari Kelurahan Meri saat mengikuti sosialisasi Visi Misi Wali Kota Mojokerto. (foto: eko/B-news.id)
Baca Juga: Jelang Nataru, Pemkot Mojokerto Gelar HLM Pengendalian Inflasi
Selanjutnya ia juga menyampaikan, hanya dengan SDM yang sehat lahir dan batin, Kota Mojokerto dapat membangun generasi yang siap bersaing dan membawa kota ini menuju masa depan yang cerah dan gemilang.
Sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Mojokerto, program PKG ini menjadi salah satu quick win dalam 100 hari kerja Wali Kota.
Baca Juga: Siapkan Wisata Petik Jeruk di TBM, Pemkot Mojokerto Perkuat Kapasitas Petani Jeruk
Untuk itu, pada kesempatan tersebut, Ning Ita juga memberikan semangat serta mendorong para kader motivator maupun Prameswari untuk terus mengedukasi dan memotivasi masyarakat mengenai pentingnya PKG.
“Mari kita bersama-sama sukseskan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis ini. Bukan hanya untuk memenuhi target quick win, tetapi demi masa depan generasi yang lebih sehat, lebih kuat, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (")
Editor : Zainul Arifin