Puskesmas Wonotirto Luncurkan Inovasi GEMILANG untuk Meningkatkan Partisipasi Posyandu

avatar Sunyoto
Puskesmas Wonotirto Luncurkan Inovasi GEMILANG untuk Meningkatkan Partisipasi Posyandu. (ist)
Puskesmas Wonotirto Luncurkan Inovasi GEMILANG untuk Meningkatkan Partisipasi Posyandu. (ist)

BLITAR | B-news.id -  Dalam upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan posyandu, Puskesmas Wonotirto meluncurkan inovasi terbaru mereka yang diberi nama GEMILANG atau Gerakan Penimbangan Ibu Legah Anak Senang.

Program ini dirancang untuk mengajak lebih banyak orang tua, khususnya para ibu, agar lebih aktif dalam pemantauan kesehatan anak mereka melalui posyandu.

Baca Juga: Ormas BIDIK Demo Soroti Ketimpangan Wilayah di  Kabupaten Blitar 

Dengan konsep yang lebih menarik dan menyenangkan, GEMILANG diharapkan dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya gizi dan kesehatan anak sejak dini.

Inovasi ini tidak hanya berfokus pada kegiatan penimbangan rutin anak, tetapi juga menggabungkannya dengan edukasi kesehatan bagi ibu-ibu.

Melalui pendekatan ini, para orang tua tidak hanya sekadar membawa anaknya ke posyandu, tetapi juga mendapatkan pemahaman lebih dalam mengenai pentingnya asupan gizi yang seimbang, pola asuh yang baik, serta langkah-langkah pencegahan stunting.

Dengan edukasi yang diberikan secara langsung di posyandu, para ibu diharapkan bisa menerapkan pola hidup sehat yang lebih baik bagi anak-anak mereka di rumah.

Salah satu daya tarik utama dari program GEMILANG adalah adanya pemberian doorprize bagi ibu-ibu yang datang membawa anaknya ke posyandu.

Hadiah ini berupa barang-barang kebutuhan sehari-hari yang bermanfaat bagi keluarga, seperti minyak goreng, beras, susu, atau peralatan rumah tangga sederhana.

Strategi ini diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi para orang tua untuk lebih rutin mengikuti posyandu, sehingga cakupan pemantauan kesehatan anak di wilayah Wonotirto semakin luas dan optimal.

Kepala Puskesmas Wonotirto dr Izacha Hatma Panganugraha, menyampaikan bahwa inovasi ini lahir dari kebutuhan untuk mengatasi rendahnya partisipasi posyandu di beberapa wilayah.

Banyak ibu yang masih enggan membawa anaknya untuk diperiksa secara rutin, baik karena kesibukan, kurangnya kesadaran, atau kurangnya daya tarik dari kegiatan posyandu itu sendiri.

Oleh karena itu, GEMILANG hadir sebagai solusi dengan konsep yang lebih menarik dan melibatkan masyarakat secara lebih aktif.

“Kami ingin menciptakan suasana posyandu yang lebih menyenangkan dan bermanfaat, tidak hanya bagi anak-anak tetapi juga bagi para orang tua. Dengan adanya doorprize, kami berharap ibu-ibu semakin antusias untuk rutin datang ke posyandu. Kami ingin menunjukkan bahwa memantau kesehatan anak itu penting, dan bisa dilakukan dengan cara yang lebih menyenangkan,” ujar Kepala Puskesmas Wonotirto kepada wartawan Selasa (28/3/2025).

Program GEMILANG ini mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah daerah, terutama melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik.

Dana ini digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan operasional puskesmas, termasuk penyediaan hadiah doorprize, materi edukasi, serta operasional tenaga kesehatan yang bertugas di posyandu.

Baca Juga: ADD 2026 Menurun, Kades dan Perangkat Desa se-Blitar Gelar Hearing dengan DPRD

Dengan adanya alokasi dana yang jelas, diharapkan program ini bisa berjalan secara berkelanjutan dan terus berkembang untuk menjangkau lebih banyak masyarakat.

Tidak hanya dari sisi pendanaan, program ini juga mendapat pendampingan dari Bappedalitbang Kabupaten Blitar.

Sebagai badan yang bertanggung jawab atas penelitian dan pengembangan inovasi di daerah, Bappedalitbang berperan dalam memastikan bahwa GEMILANG berjalan sesuai tujuan dan dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat.

Dengan adanya pendampingan ini, Puskesmas Wonotirto dapat terus mengevaluasi dan menyempurnakan program agar semakin efektif dalam meningkatkan partisipasi posyandu.

Selain itu, inovasi ini juga sejalan dengan program nasional dalam upaya menurunkan angka stunting dan meningkatkan kesehatan anak. Stunting masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan utama di Indonesia, termasuk di wilayah Blitar.

Dengan adanya GEMILANG, diharapkan lebih banyak anak yang mendapatkan pemantauan tumbuh kembang secara rutin, sehingga masalah gizi buruk dan keterlambatan pertumbuhan dapat dicegah sejak dini.

Respons masyarakat terhadap program ini juga cukup positif. Beberapa ibu yang telah mengikuti GEMILANG mengaku merasa lebih termotivasi untuk datang ke posyandu.

Mereka menyadari bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar menimbang anak, tetapi juga memberikan wawasan baru mengenai pola makan sehat dan perawatan anak yang benar.

Baca Juga: Lansia Tewas Tertabrak KA di Garum Blitar

Dengan adanya doorprize, suasana posyandu pun terasa lebih ramai dan menyenangkan.

Ke depan, Puskesmas Wonotirto berencana untuk terus mengembangkan program ini dengan menambahkan berbagai inovasi baru.

Salah satu ide yang sedang dipertimbangkan adalah pelibatan komunitas lokal dalam penyelenggaraan posyandu, seperti mengundang kader kesehatan atau tokoh masyarakat untuk memberikan edukasi tambahan.

Dengan cara ini, diharapkan posyandu tidak hanya menjadi tempat pemeriksaan kesehatan anak, tetapi juga sebagai pusat pembelajaran bagi orang tua dalam merawat dan membesarkan anak dengan lebih baik.

Dengan segala upaya yang telah dilakukan, GEMILANG diharapkan bisa menjadi contoh bagi puskesmas lain dalam meningkatkan partisipasi posyandu.

Jika lebih banyak daerah menerapkan inovasi serupa, maka bukan tidak mungkin angka partisipasi posyandu di Indonesia secara keseluruhan dapat meningkat secara signifikan.

Pada akhirnya, langkah ini akan berkontribusi dalam menciptakan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan kuat di masa depan.(*)

Berita Terbaru