BLITAR | B-news.id - Ketua Umum Cabang Olahraga (Cabor) E-sport, Mohamad Alvan Perdana Putra, bersama sejumlah atlet mendatangi Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Blitar pada Selasa, 24 Desember 2024.
Kedatangan mereka untuk mempertanyakan kelanjutan proses hukum atas pelaporan yang telah dilakukan beberapa waktu sebelumnya.
Baca Juga: KONI Kabupaten Blitar Gelar Konferensi Pers, Luruskan Kabar E-Sport dan Netralitas di Pilkada
Rombongan atlet dan pengurus E-sport tiba di kantor KONI Kabupaten Blitar sekitar pukul 14.30 WIB. Mereka disambut langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) KONI Kabupaten Blitar, Ikhwanudin.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana yang hangat namun tetap serius, mengingat isu yang diangkat memiliki dampak penting bagi kelangsungan olahraga E-sport di Blitar.
Mohamad Alvan menjelaskan bahwa kedatangannya bersama para atlet bertujuan untuk memperoleh kejelasan mengenai progres penanganan kasus hukum yang dilaporkannya.
Ia menegaskan bahwa langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa hak-hak dan keadilan bagi pihaknya dapat terpenuhi.
"Kedatangan kita sore hari ini hanya untuk menanyakan progres pelaporan yang kemarin. Sejauh mana penanganannya dan bagaimana perkembangannya hingga saat ini," kata Alvan.
Menurut Alvan, pihaknya percaya penuh pada aparat penegak hukum untuk memberikan penanganan yang adil dan transparan. "Kita percayakan semua kepada aparat penegak hukum. Saya yakin mereka akan bersikap profesional dan adil dalam menangani kasus ini," tambahnya.
Kehadiran rombongan E-sport di kantor KONI tidak hanya untuk mempertanyakan proses hukum, tetapi juga sebagai bentuk keseriusan mereka dalam mencari solusi atas masalah yang sedang dihadapi. Taufan berharap agar komunikasi yang dilakukan dengan KONI dapat menghasilkan kejelasan yang diharapkan.
Sementara itu, Sekjen KONI Kabupaten Blitar, Ikhwanudin, menegaskan bahwa pihaknya telah menyerahkan penanganan kasus ini kepada kuasa hukum. Ia juga menyebutkan bahwa proses hukum telah berjalan sesuai prosedur.
"Kami sudah menyerahkan kasus ini kepada kuasa hukum di Surabaya. Prosesnya sudah berjalan beberapa waktu yang lalu. Saat ini, kita tinggal menunggu hasilnya," ujar Ikhwanudin. Ia berharap agar proses hukum dapat berjalan lancar sesuai dengan harapan semua pihak.
Ikhwanudin juga memastikan bahwa KONI Kabupaten Blitar selalu siap mendampingi dan memberikan penjelasan jika diperlukan. "Kalau memang teman-teman dari E-sport masih membutuhkan bukti atau kejelasan lebih lanjut, kami siap mendampingi. Intinya, kami ingin memastikan semua pihak mendapatkan keadilan," tegasnya.
Menurut Ikhwanudin, komunikasi dengan pihak E-sport berjalan dengan baik, dan ia berharap agar semua pihak dapat bersabar menunggu hasil dari proses hukum yang sedang berlangsung. Ia juga menilai bahwa pertemuan ini merupakan langkah positif untuk menjalin koordinasi antara KONI dan Cabor E-sport.
Kedatangan Ketua Umum E-sport dan para atlet ini juga mendapat perhatian dari berbagai pihak. Banyak yang berharap agar kasus ini segera menemukan titik terang.
Alvan pun menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal kasus ini hingga selesai. "Kami akan terus mengikuti perkembangan kasus ini sampai tuntas. Ini bukan hanya demi keadilan, tetapi juga demi kemajuan E-sport di Kabupaten Blitar," tutupnya.
Dengan semangat yang ditunjukkan oleh kedua belah pihak, besar harapan bahwa kasus ini dapat segera diselesaikan dengan adil. Dukungan dari KONI Kabupaten Blitar dan keseriusan Cabor E-sport menjadi bukti bahwa olahraga, termasuk E-sport, harus terus berkembang dengan menjunjung tinggi keadilan dan transparansi.(*)
Editor : Zainul Arifin