BLITAR | B-news id - Dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes), Pemerintah Desa Lorejo, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar, tengah melakukan renovasi pada kios-kios di Pasar Gawang.
Proyek renovasi ini diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat serta meningkatkan kontribusi pasar terhadap pendapatan desa.
Baca Juga: Sedekah Bumi Plandirejo: Doa yang Menyatu dengan Tanah, Jejak Leluhur yang Menjadi Wisata Jiwa
Kepala Desa Lorejo, Bambang Ismaki, mengungkapkan bahwa terdapat tujuh kios di Pasar Gawang yang menjadi fokus renovasi kali ini. Proses renovasi telah dimulai sejak bulan September 2024 dan hingga kini masih berlangsung.
Renovasi ini mencakup perbaikan struktur bangunan, peningkatan fasilitas, serta penataan ulang kios agar lebih nyaman dan fungsional bagi para pedagang maupun pembeli.
"Kami ingin Pasar Gawang menjadi tempat yang lebih layak bagi aktivitas perdagangan. Dengan renovasi ini, kami berharap masyarakat bisa lebih nyaman berbelanja, dan pedagang pun semakin semangat untuk berjualan," ujar Bambang Ismaki.
Renovasi kios Pasar Gawang merupakan salah satu langkah strategis yang diambil Pemerintah Desa Lorejo dalam upaya mengembangkan potensi ekonomi lokal. Pasar tradisional ini memegang peranan penting sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat sekitar.
Dengan adanya perbaikan infrastruktur, diharapkan aktivitas perdagangan di pasar ini semakin meningkat, sehingga memberikan dampak langsung pada peningkatan PADes.
Selain itu, Pemerintah Desa Lorejo juga berencana untuk meningkatkan sistem pengelolaan pasar. Salah satu upayanya adalah dengan menerapkan sistem retribusi yang lebih terorganisir.
Bambang Ismaki menyebutkan, hasil dari retribusi pasar akan dialokasikan untuk pemeliharaan fasilitas pasar serta berbagai program pembangunan lainnya di Desa Lorejo.
Baca Juga: Pemkab Blitar Akan Serahkan SK kepada 1.720 P3K Paruh Waktu pada 19 Desember 2025
Proyek renovasi ini tidak lepas dari dukungan masyarakat setempat. Banyak warga yang menyambut baik upaya Pemerintah Desa dalam membangun Pasar Gawang.
"Pasar ini sudah lama menjadi tempat utama kami berjualan. Dengan renovasi ini, kami berharap kios-kios menjadi lebih baik, sehingga dagangan kami lebih laku," ungkap salah satu pedagang, di pasar Gawang yang sudah berdagang di Pasar Gawang bertahun- tahun.
Namun, pelaksanaan renovasi juga menghadapi tantangan. Salah satunya adalah penyesuaian aktivitas pedagang selama proses pembangunan. Untuk mengatasi hal ini, Pemerintah Desa Lorejo telah menyiapkan lokasi sementara bagi pedagang agar mereka tetap dapat berjualan tanpa terganggu oleh proyek renovasi.
Bambang Ismaki menjelaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menyelesaikan renovasi sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
"Kami berusaha keras agar renovasi ini tidak terlalu lama mengganggu aktivitas pasar. Target kami, kios-kios ini dapat mulai digunakan kembali pada awal tahun 2025," ujarnya.
Baca Juga: DPUPR Kabupaten Blitar Dorong Proyek Infrastruktur Tepat Waktu dan Berkelanjutan
Selain renovasi fisik, Pemerintah Desa Lorejo juga berencana untuk memperkenalkan program digitalisasi pasar. Hal ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi para pedagang dalam menjangkau konsumen, terutama di era modern seperti sekarang. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing Pasar Gawang dengan pasar-pasar lainnya.
Program renovasi ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi para pedagang dan pembeli, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara keseluruhan. Dengan pasar yang lebih baik, pendapatan desa dari sektor perdagangan diprediksi akan meningkat secara signifikan, sehingga dapat mendukung berbagai program pembangunan lainnya.
Renovasi Pasar Gawang juga mencerminkan komitmen Pemerintah Desa Lorejo untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan aset desa yang lebih baik. "Kami berharap, dengan adanya renovasi ini, Pasar Gawang bisa menjadi pusat perdagangan yang lebih modern, tetapi tetap mempertahankan ciri khas pasar tradisional," tambah Bambang.
Pemerintah Desa Lorejo optimis bahwa langkah ini akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya dalam mengembangkan potensi lokal untuk meningkatkan PADes.(*)
Editor : Zainul Arifin