Diduga Karyawan Unitomo Ketangkap Narkoba, Kampus Tegaskan Siap Pecat 

avatar Cholis
Kampus Universitas Dr Soetomo Geger Dugaan Karyawannya Ketangkap Narkoba. (ist)
Kampus Universitas Dr Soetomo Geger Dugaan Karyawannya Ketangkap Narkoba. (ist)

SURABAYA | B-news.id - Beredar viral pada sejumlah media online dugaan adanya penangkapan pelaku penyalahgunaan narkoba oleh oknum karyawan universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya.

Hal ini mendapat respon langsung dari pihak kampus yang bertempat di Jl Semolowaru tersebut.

Baca Juga: RSUD Syamrabu Bangkalan Pecat 3 Karyawan Terlibat Narkoba

Mencuatnya kabar tentang adanya dugaan anggotanya yang menyalahgunakan narkoba dan sedang diperiksa aparat kepolisian, pihak kampus langsung memberikan klarifikasi sekaligus hak jawab terkait kasus yang beredar.

Melalui Humas Dandi siang (18/11/24), Jajaran pimpinan Unitomo dan Yayasan Pendidikan Cendekia Utama (YPCU, badan hukum penyelenggara Unitomo, red.) menyatakan siap memecat karyawannya jika terbukti menyalahgunakan narkoba.

Baca Juga: Polres Probolinggo Kota Amankan 10 Tersangka Jaringan Narkoba Dalam Operasi Tumpas Semeru 2025

Pernyataan ini dikemukakan rektor Unitomo, Prof. Dr. Siti Marwiyah, SH, MH, terang Humas, Dandi, pria berkacamata tersebut, menyikapi pemberitaan di media online Rabu (18/11)  di ruang humas ketika dijumpai awak media ini tentang tertangkapnya 2 orang karyawannya oleh Polres Bangkalan dalam kasus narkoba.

Menurutnya, sapaan rektor wanita pertama kampus berlokasi di Semolowaru Surabaya tersebut, penyalahgunaan narkoba merupakan salah satu bentuk kegiatan yang tidak bisa ditolelir dan haram hukumnya dilakukan oleh karyawan Unitomo.

Baca Juga: Oknum Polisi Ngajak Damai Bawa Narkoba, Ternyata Anggota TNI

“Sebagai institusi pendidikan yang sudah berkiprah puluhan tahun, kami punya komitmen kuat untuk ikut memerangi narkoba sebagai salah satu agenda nasional saat ini. Karena itu, jika terbukti bersalah, kami siap memberi sanksi terberat, sebab itu telah mencederai komitmen kami,” ujarnya. (clis)

Berita Terbaru