BLITAR | B-news.id - Pjs Bupati Blitar, Dr. Ir. Jumadi, M.MT, memimpin langsung upacara Peringatan Hari Pahlawan 2024 di Alun-Alun Kanigoro, Minggu, 10 November 2024.
Upacara ini berlangsung khidmat dan penuh semangat nasionalisme dengan dihadiri jajaran Forkopimda, Komandan Batalyon Infanteri 511/Dibyatara Yudha, serta pimpinan instansi vertikal lainnya di Blitar.
Baca Juga: Sedekah Bumi Plandirejo: Doa yang Menyatu dengan Tanah, Jejak Leluhur yang Menjadi Wisata Jiwa
Turut hadir pula para tokoh masyarakat, pemuka agama, akademisi, mahasiswa, pelaku usaha, seniman, budayawan, dan seluruh lapisan masyarakat.
Acara dimulai dengan upacara resmi yang dipimpin oleh Pjs Bupati, diikuti oleh seluruh hadirin dari berbagai kalangan. Pada kesempatan ini, Pjs Bupati menyampaikan ucapan Selamat Hari Pahlawan atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Blitar.
Ia mengajak seluruh hadirin untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan Indonesia dan berharap semangat kepahlawanan ini terus hidup di dalam hati generasi bangsa.
Dalam amanatnya, Pjs Bupati Blitar membacakan sambutan dari Menteri Sosial Republik Indonesia. Pesan yang disampaikan menekankan pentingnya semangat para pahlawan yang telah berjuang membentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Menurutnya, Indonesia bisa merdeka berkat pengorbanan dan keberanian para pahlawan, yang kini diwariskan kepada seluruh masyarakat untuk diteruskan dalam mewujudkan bangsa yang sejahtera, adil, dan makmur.
Tema Peringatan Hari Pahlawan tahun ini, “Teladani Pahlawanmu, Cintai Negerimu,” mengandung pesan mendalam bagi setiap warga negara. “Teladani Pahlawanmu” berarti meneladani sikap dan perbuatan para pahlawan dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara, “Cintai Negerimu” mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan sumbangsih bagi bangsa sesuai peran masing-masing, demi kemajuan Indonesia di tengah tantangan global yang kian kompleks.
Baca Juga: Pemkab Blitar Akan Serahkan SK kepada 1.720 P3K Paruh Waktu pada 19 Desember 2025
Lebih lanjut, amanat Menteri Sosial yang dibacakan Pjs Bupati Blitar menyebutkan bahwa tantangan bangsa kini berbeda dari masa perjuangan kemerdekaan.
Pemkab Blitar saat menggelar upacara Hari Pahlawan di Alun- alun Kanigoro kab Blitar. (ist)
Jika dahulu perjuangan fisik diperlukan untuk melawan penjajahan, saat ini semangat kepahlawanan diimplementasikan dalam perjuangan melawan kemiskinan dan kebodohan yang masih menjadi permasalahan sosial di Indonesia. Mengatasi masalah ini diharapkan dapat membawa bangsa menuju kesejahteraan sosial yang inklusif.
Kemajuan suatu bangsa bukan hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, melainkan juga dari kemampuan bangsa dalam mengelola permasalahan sosial. Amanat ini menyampaikan bahwa kepahlawanan kini juga berarti bekerja untuk menyejahterakan rakyat dan memastikan perlindungan sosial bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
Baca Juga: DPUPR Kabupaten Blitar Dorong Proyek Infrastruktur Tepat Waktu dan Berkelanjutan
Pjs Bupati juga menyoroti pentingnya melahirkan pahlawan masa kini. Menurutnya, perjuangan untuk negeri tidak berhenti setelah kemerdekaan. "Setiap orang memiliki kesempatan menjadi pahlawan dengan berkontribusi positif bagi kemajuan NKRI, sehingga bangsa ini tetap dihormati di mata dunia dan mampu menjawab tantangan masa depan,' ujar Pj Bupati Jumadi.
Momentum Hari Pahlawan, lanjutnya, bukan hanya perayaan tahunan, namun kesempatan untuk merefleksikan peran dan kontribusi sebagai warga negara. "Diharapkan pada setiap peringatan Hari Pahlawan muncul semangat baru dan lahir inovasi-inovasi yang dapat mengatasi tantangan zaman serta mengimplementasikan nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan," papar Pj Jumadi..
Mengakhiri sambutannya, Pjs Bupati Blitar mengajak seluruh peserta upacara untuk terus berbuat baik dan menjadi teladan, mengamalkan semangat kesetiakawanan sosial yang telah dicontohkan para pahlawan bangsa. Ia berharap nilai-nilai kepahlawanan ini tidak hanya dikenang, tetapi diwariskan kepada generasi mendatang agar selalu hidup di dalam hati masyarakat Indonesia.
Hari Pahlawan, menurutnya, bukan sekadar mengenang masa lalu, tetapi juga menumbuhkan semangat cinta dan dedikasi kepada tanah air yang harus terus terjaga. Di akhir sambutannya, Pjs Bupati menutup dengan seruan, “Selamat Hari Pahlawan. Pahlawan selalu di hati, penyemangat membangun negeri,”pungkasnya. (kmfkabblt/sun)
Editor : Zainul Arifin