Kota Mojokerto Jadi 10 Terbaik dalam Geoportal, Bhumandala Award 2024

avatar b-news.id
Kepala Bappedalitbang Kota Mojokerto Agung Mulyono bersama tim dalam Bhumandala Award 2024. (ist)
Kepala Bappedalitbang Kota Mojokerto Agung Mulyono bersama tim dalam Bhumandala Award 2024. (ist)

KOTA MOJOKERTO | B-news.id - Kota Mojokerto menjadi satu-satunya kota di Jawa Timur yang menjadi 10 terbaik dalam penilaian Bhumandala Award 2024. 

Berdasarkan capaian tersebut Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro menyampaikan rasa bangganya. Ini merupakan kali kedua Kota Mojokerto berpartisipasi dalam ajang ini. 

Baca Juga: Wali Kota Ning Ita Lantik 78 Pejabat Pemkot, Harapkan Jadi Pemimpin yang Rendah Hati

"Tahun 2022 Kota Mojokerto hanya mendapatkan Bhumandala Nawasena. Dan tahun ini untuk pertama kalinya menjadi 10 terbaik tingkat nasional, tentu ini merupakan hal yang sangat membanggakan, dan kita sudah melakukan yang terbaik dan berharap menjadi yang terbaik dengan meraih Bhumandala Award 2024," kata Ali Kuncoro pada Kamis (17/10).

Ia menambahkan penyajian data termasuk data geospasial yang berkualitas sudah menjadi komitmen dari Pemerintah Kota Mojokerto. 

"Dengan sinergi berbagai pihak, Kota Mojokerto akan berupaya terus memanfaatkan teknologi informasi untuk peningkatan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan memberikan dampak bagi masyarakat," kata sosok yang akrab disapa Mas Pj ini.

Dalam penilaian tahap II dihadapan para juri di Bogor pada Selasa (15/10) lalu penyajian peta administrasi sampai tingkat RT dan RW dalam geoportal pada menjadi nilai lebih bagi Kota Mojokerto dan mendapatkan apresiasi para juri. 

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Mojokerto Agung Moeljono menyampaikan dalam ajang Bhumandala Award 2024 Kota Mojokerto ikut pada kategori Kinerja Simpul Jaringan.

Baca Juga: Peringati Hari Ibu 2025, TP PKK Kota Mojokerto Tegaskan Peran Strategis Perempuan Menuju Indonesia Emas 2045

Ia menjelaskan terdapat lima elemen struktur informasi geospasial yang menjadi penilaian untuk kategori Bhumandala Award. Yaitu kebijakan, kelembagaan, teknologi, sumber daya manusia dan standar data

“Secara keseluruhan penilaian dari lima elemen, tingkat maturitasnya sudah dalam status berkembang,” terangnya.   

Tim Geoportal Kota Mojokerto berfoto bersama tim juri penilai. (ist)

Dalam teknologi penyelenggaraan informasi geospasial, Kota Mojokerto telah menerapkan teknologi arcgis secara online dalam aplikasi Magis (Mojokerto Kota Geographic Information System). 

Baca Juga: Siapkan Wisata Petik Jeruk di TBM, Pemkot Mojokerto Perkuat Kapasitas Petani Jeruk

“Magis sebagai bentuk keterbukaan informasi publik terkait data dan informasi geospasial untuk bahan merumuskan perencanaan dan arah kebijakan pembangunan yang mencakup 14 dashboard analisis peta. Mulai dari sebaran fasilitas pendidikan, penduduk, disabititas, sampai RT/RW dan inkubasi wirausaha,” imbuhnya. 

Sebagai informasi Bhumandala Award diselenggarakan oleh Badan Informasi Geospasial dalam rangka memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Kementerian/Lembaga/Daerah (K/L/D) yang telah berhasil menyelenggarakan dan menerapkan Informasi Geospasial dalam penyelenggaraan perencanaan pembangunan. 

Selain kategori Kinerja Simpul Jaringan, juga terdapat kategori Nama Rupabumi, Informasi Geospasial Batas Desa/Kelurahan, dan Penyelenggaraan Informasi Geospasial Tematik. (eko)

Berita Terbaru