SIDOARJO | B-news.id - PT Indonesia Sarana Service (ISS) mengeluarkan kartu e-voucher sebagai alat pembayaran sistem digital retribusi parkir di Sidoarjo yang mulai diujicoba pada Rabu (31/7) siang tadi.
Sebagai bentuk inovasi pelayanan parkir, PT Indonesia Sarana Service (ISS) mengeluarkan kartu elektornik voucher (e-voucher).
Baca Juga: Bupati Lepas Keberangkatan 376 Jamaah Calon Haji Kloter 20 Asal Sidoarjo
Ini merupakan alat pembayaran retribusi parkir secara digital yang bertujuan mempermudah sekaligus meringankan beban masyarakat membayar retribusi parkir di wilayah Sidoarjo.
PT ISS adalah pihak swasta yang dipercaya Pemkab Sidoarjo mengelola pelayanan parkir pada 87 titik di wilayah Delta tersebut. Dari hasil pengelolaan ini, pihaknya telah diwajibkan setor Pemkab Sidoarjo,--sebagai pendapatan asli daerah sebesar Rp 6,7 miliar dalam setahun atau sekitar Rp 500 juta perbulan.
Dalam kerjasama ini PT ISS juga berkewajiban meningkatkan pelayanan dalam pengelolaan parkir itu kepada masyarakat, termasuk menerapkan sistem digitalisasi sebagai bentuk inovasi dalam pelayanan parkir.
Setelah menerapkan sistem gateway, seperti di kawasan parkir GOR Delta Sidoarjo, dengan memasang palang pintu masuk keluar kendaraan roda dua maupun empat, kali ini menerapkan sistem digital dengan mengeluarkan kartu e-voucher, sebagai alat pembayaran retribusi parkir di Sidoarjo.
Inovasi baru dalam meningkatkan pelayanan publik ini mulai diuji coba pada Rabu (31/7) pagi tadi. “Pembayaran retribusi parkir dengan sistem e-voucher ini kami ujicobakan di Puskemas Sukodoro dan Buduran. Alhamdulillah, respon masyarakat cukup bagus. Inovasi kami dinilai positif karena kemudahan,” kata Dian Sutjipto, Direktur Operasional PT ISS. “Membayar dengan memakai e-voucher tak lebih dari 4 detik sudah kelar,” tambahnya.
Untuk sementara, lanjut Dian, uji coba pelayanan baru ini diterapkan bagi kendaraan roda dua, atau sepeda motor. Sedangkan untuk roda ke empat,--mobil akan menyusul setelah mendapat respon positif masyarakat.
“Dalam uji coba ini akan terus kita perluas titik-titiknya. Tentunya juga ada evaluasi sampai pelayanan ini benar-benar berjalan baik, dan siap dilaunching pada September mendatang,” tegasnya.
Baca Juga: Dukung Perkembangan UMKM, Pemkab Sidoarjo Studi Tiru ke Kota Surakarta
Selain memberi kemudahan dan kecepatan pelayanan, Dian menambahkan pembayaran retribusi parkir sistem e-voucher dapat memberikan beberapa keuntungan lain bagi masyarakat.
Di antaranya, dapat mengurangi beban bayar retribusi parkir. Karena setelah membayar satu kali parkir, pengendara tidak perlu lagi mambayar saat parkir kembali, atau bahkan berkali kali parkir di tempat lain pada hari sama di area yang dikelola PT ISS.
Pengendara tinggal menunjukkan kartu e-vouchernya ke petugas operator (juru parkir) di lapangan, lalu ditop in dan top out pada handphone yang dipasang aplikasi khusus layanan tersebut.
“Kalau dalam hari itu sudah pernah membayar retribusi parkir, maka kami jamin saldonya tidak berkurang saat e-vochernya ditop in dan top out saat parkir,” ujar Dian.
Baca Juga: Pemkab Sidoarjo Raih Penghargaan STBM Award Terbaik I Nasional Kategori Pratama 2024
“Jadi meski berkali kali parkir dalam sehari, pengendara cukup membayar satu kali saja, yakni Rp 2.000 saja ” tegas Dian.
Yang juga menguntungkan, masyarakat mendapatkan kepastian nominal bayar parkir sesuai ketentuan. Mengingat,--bukan rahasia lagi kalau selama ini ada petugas parkir yang nakal dengan menarif retribusi parkir melebihi dari ketentuan. Namun dengan pembayaran sistem digital ini, nominalnya sudah terprogram,--sekali parkir tarifnya Rp 2.000, berlaku untuk berkali kali parkir di titik berbeda selama 24 jam. Ini juga dapat meminimalisasi kebocoran.
Dalam uji coba ini, pihak PT ISS telah mengeluarkan 225 kartu e-vocher dari 500 kartu yang dipersiapkan. Jumlahnya akan terus ditambah, seyampang pihaknya membuka gerai resmi dan atau menjalin kerjasama dengan OPD jajaran Pemkab Sidoarjo dan tempat perbelajaan (swalayan). Seperti kartu e-tol, masyarakat bisa top up saldo ke gerai resmi kami atau tempat-tempat perbelanjaan. Minimal top up sebesar Rp 10.000 ,” kata Dian.
Dengan mengusung motto parkir cashless (non tunai) dan paperless (karcis elektronik), pihaknya berharap inovasi sistem parkir digital ini dapat memberikan manfaat nyata bagi pengguna parkir. Juga meningkatkan mutu kesejahteraan SDM perparkiran yang ada serta dapat meningkatkan kualitas layanan publik di Kabupaten Sidoarjo. (za)
Editor : Zainul Arifin