BLITAR | B-news.id - Seiring dengan berkembangnya teknologi, pemasaran melalui platform digital menjadi hal yang sangat penting bagi UKM Talikur Kandangan agar dapat memperluas jangkauan pasar.
Oleh karena itu, pendampingan dan pelatihan yang dilakukan oleh Tim PKM Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Negri Surabaya (UNESA) pada UKM Talikur Kandangan dilakukan dengan tujuan agar para perajin tas tersebut dapat memanfaatkan platform digital dengan efektif.
Acara ini dilaksanakan di Dusun Kandangan RT 02 RW 02 Desa Kandangan Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar dihadiri oleh Tim PKM FEB-UNESA dan para peserta pelatihan selama 3 hari mulai tanggal 3 hingga 5 Mei 2024 lalu.
Kelompok kerajinan Talikur Desa Kandangan telah terbentuk sejak tahun 2017 dengan pasar yang luas hingga ke mancanegara. Namun, untuk dapat terus berkembang dan bersaing di pasar global, diperlukan inovasi dan adaptasi dalam menghadapi era digital ini.
Oleh karena itu, UKM Talikur Kandangan merasa perlu untuk mempelajari cara memanfaatkan platform digital untuk meningkatkan efektivitas pemasaran produk mereka.
"Pada pelatihan yang dilaksanakan oleh Tim PKM FEB-UNESA, UKM Talikur Kandangan belajar cara membuat konten digital yang menarik dan relevan dengan produk yang mereka tawarkan. Pembuatan konten digital ini adalah salah satu strategi pemasaran yang sangat efektif di era digital. Hal ini dimaksudkan agar para peraiojin dapat menghasilkan konten-konten yang menarik dan bisa digunakan sebagai daya jual pada platform digital," tutur Prof. Hariyati tim PKM FEB Unesa kepada wartawan.
Selain itu, kata Profesor Hariyati para perajin tas juga dipraktikan dalam memotret produk-produk mereka di lokasi pelatihan di Kafe FX Labs. Hal ini bertujuan agar para perajin dapat menghasilkan gambar-gambar yang menarik dan bisa digunakan sebagai daya jual pada platform digital. Dengan demikian, masyarakat bisa lebih tertarik dan ingin membeli produk tas Talikur Kandangan.
Narasumber dari Tim FEB Unesa saat menyampaikan materi pelatihan kepada puluhan pelaku UKM Talikur Kandangan. (Ist)
"Walaupun kehadiran UKM Talikur Kandangan di platform digital memberikan kemudahan bagi para pecinta produk lokal dalam membeli produk yang diinginkan, namun tetap diperlukan pengelolaan anggaran yang tepat agar tidak berlebih atau terlalu kurang dalam strategi pemasaran. Hal ini juga diajarkan pada pelatihan yang dilakukan oleh Tim PKM FEB-UNESA," ucapnya.
Dalam pelatihan tersebut, para perajin tas juga diajarkan tentang pentingnya memiliki visi bisnis yang jelas dan mantap. Tanpa adanya visi bisnis yang jelas, sulit bagi UKM Talikur Kandangan untuk berkembang dan bersaing di pasar yang semakin ketat. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan bisnis yang matang agar UKM Talikur Kandangan bisa sukses di era digital ini.
Tim PKM FEB-UNESA berpesan pada para peserta untuk tidak lupa mempraktikkan apa yang sudah diajarkan selama 3 hari pelatihan, mulai dari tanggal 3 sampai 5 Mei 2024. Selain itu, para perajin juga diberikan cindera mata berupa kit pemasaran yang dapat digunakan bersama-sama untuk membuat materi pemasaran digital.
Sementara itu, pakar marketing Prof. Sri Setyo Iriani, mengatakan perajin belajar tentang visi bisnis yang ternyata justru ini lah yang akan memimpin kemana arah usaha ini akan dibawa
"Diharapkan dengan adanya pelatihan dan pendampingan dari Tim PKM FEB-UNESA, UKM Talikur Kandangan dapat terus berkembang dan bersaing di pasar global. Inovasi dan adaptasi dalam era digital ini akan menjadi kunci sukses UKM lokal dalam memperluas jangkauan pasar serta menjadikan Kabupaten Blitar sebagai tempat para wirausaha muda yang kreatif dan berdaya saing. Semoga UKM Talikur Kandangan dapat Go Digital dan memperoleh kesuksesan yang lebih besar lagi di masa depan," kata Prof. Sri Setyo Iriani.
Pada sesi penutup, Prof. Dian juga menyampaikan pesan pada peserta, untuk tidak lupa mempraktikkan apa yang sudah diajarkan selam 3 hari ini, sejak tanggal 3 hingga 5 Mei 2024. Disamping itu, salah satu Tim yang bernama Lintang juga memberikan cindera mata berupa kit pemasaran yang dapat digunakan oleh kelompok perajin secara bersama untuk membuat materi pemasaran digital.
Semoga seluruh rangkaian kegiatan ini menjadikan UKM di Kabupaten Blitar terus berinovasi dan mewujudkan kabupaten Blitar sebagai tempatnya wirausaha-wirausaha muda. (kmfkab/sun).
Editor : Zainul Arifin