Wabup Gresik Bu Min Harap Goa Lowo Melirang Bungah Jadi Destinasi Wisata Layak Anak

Minggu : 31 Desember 2023 : 18:39:34 Editor: Zainul Arifin
Wabup Gresik Bu Min Harap Goa Lowo Melirang Bungah Jadi Destinasi Wisata Layak Anak

Wabup Gresik, Bu Min meresmikan destinasi wisata Goa Melirang Bungah Gresik ditandai dengan pemotongan pita. (Ist)

GRESIK | B-news.id - Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah berharap, Wisata Goa Lowo (WGL) Desa Melirang Bungah, menjadi destinasi wisata layak anak. Atau tempat yang memberikan kenyamanan dan memperhatikan hak anak-anak.

Hal ini disampaikan Bu Min sapaan akrab Wabup Gresik saat meresmikan Wisata Goa Lowo (WGL) di Desa Melirang Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Minggu (31/12/2023).

"Peresmian ini sejalan dengan visi misi Kabupaten Gresik mewujudkan kabupaten layak anak. Selain itu membangun perekonomian berbasis pemberdayaan masyarakat, ekonomi kerakyatan dan potensi unggulan lokal, "kata wabup.

Mantan Kepala Sekolah SMK Assa'adah ini juga meminta kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di wilayah yang menjadi objek wisata. Sehingga memberikan kesan yang baik kepada wisatawan yang berkunjung.  

"Bersih dan ramah anak akan menjadikan kesan tersendiri kepada pengunjung dan masyarakat ke WGL ini. Selain itu manajemen harus selalu disampaikan kepada masyarakat secara terbuka. Melalui gotong royong dan melibatkan semua masyarakat desa insya Allah wisata ini akan berkembang,"tutur wabup.

Pihaknya tetap mendukung obyek wisata lain yang ada di desa desa di Kabupaten Gresik untuk berkembang. Agar bisa menjadi destinasi baru, yang dapat menjadi tujuan bagi wisatawan baik lokal dan luar daerah.

"Terima kasih kepada kepala desa beserta perangkat, BPD dan juga masyarakat Desa Melirang, yang sudah memberikan dukungan. Sehingga Goa Lowo Melirang bisa jadi tempat wisata, "imbuhnya.

Wabup Gresik saat meninjau wisata Goa Melirang. (Ist) 

Lebih lanjut wabup mengatakan, untuk membangun wisata juga diperlukan dukungan dan kolaborasi dari semua pihak. Tidak hanya Pemkab Gresik tapi juga pemerintah desa dan masyarakat.

"Kalau sendiri agak berat untuk membangkitkan sesuatu. Karena kita tidak bisa melihat hasilnya dalam waktu pendek, "pungkasnya. 

Di tempat sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Gresik Abu Hassan mengatakan, wisata ini diharapkan membahagiakan masyarakat dan pemberdayaannya. 

"Selain itu, wisata ini harus layak anak, maka semuanya harus terlibat. Bagaimana wisata ini membahagiakan masyarakat dan menghasilkan pendapatan asli desa (PADes),"tegasnya.

Menurut dirinya, Kepala Desa Melirang Kecamatan Bungah harus bisa menjadi percontohan desa lain di Kabupaten Gresik. Baik dari sisi pengelolaan suatu wisata dan pengelolaan BUMDes. Ini harus disampaikan secara berkala untuk pemberdayaan masyarakat dan pengembangan BUMDes.

"Saya berharap, selain dana desa, kehadiran BUMDes juga harus bisa untuk pemberdayaan masyarakat dalam menurunkan stunting dan angka kemiskinan di Kabupaten Gresik, "tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Desa Melirang Muwaffaq menjelaskan, Pemerintah Desa (Pemdes) Melirang terus berupaya keras mendongkrak perekonomian tingkatkan kesejahteraan warga melalui sektor pariwisata.

"Selain sebagai lokasi wisata, Kawasan Ekonomi Desa (KED) Goa Lowo juga memiliki potensi ekonomi lainnya. Yaitu kotoran kelelawar yang jumlahnya melimpah. Sehingga bisa dimanfaatkan sebagai bahan pupuk guano yang sangat baik untuk pertanian.

Tidak hanya itu, Kades yang juga dikenal inovatif dan multitalenta ini menuturkan, selain kotoran kelelawar yang bisa dijadikan pupuk, di Desa Melirang juga memiliki potensi adanya banyak Goa yang kini menjadi sarang burung walet.

Kades Muwaffaq pun optimis ke depan bisa dipanen. "Ada goa yang kini telah dihuni puluhan burung walet. Semoga tidak lama lagi akan bisa dipanen komoditas sarang walet yang bernilai jual tinggi itu," tandasnya.

Hadir pula pada kegiatan tersebut, Anggota DPRD Gresik Noto Utomo, Camat Bungah Izzul Mutaqin, kepala desa se-Kecamatan Bungah, perangkat, BPD dan masyarakat Desa Melirang Bungah. (ali/rul)