Satpol PP Jatim Rilis Kegiatan Sosialisasi Perederan Rokok Ilegal Selama 2023

Benny Sampirwanto dsn Kasatpol PP Jatim, M Hadi Wawan Guntoro saat sosialisasi rokok ilegal di Kantor Pol PP Jatim. (Ist)
Benny Sampirwanto dsn Kasatpol PP Jatim, M Hadi Wawan Guntoro saat sosialisasi rokok ilegal di Kantor Pol PP Jatim. (Ist)
b-news.id leaderboard

SURABAYA | B-news.id - Pemprov Jatim dibawah naungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) menggelar sosialisasi peraturan perundang-undangan di bidang cukai, dalam rangka pemberantasan rokok ilegal.

Kegiatan yang digelar pada semester II (periode Juli-Desember 2023) ini dilakukan sebanyak 17 kali kegiatan di wilayah kabupaten / Kota di Jawa Timur.  

Satpol PP Jatim di bawah komando M. Hadi Wawan Guntoro, S.STP M.SI mengatakan, selama kurun waktu tahun 2023 telah melakukan serangkaian kegiatan sosialisasi terkait peraturan dan sanksi apabila mengedarkan rokok ilegal alias tanpa cukai. 

Kegiatan pertama dilakukan di SMKN 2 Lamongan dengan mengundang sebanyak 100 peserta (6/7), terdiri dari para lembaga ormas, organisasi wartawan PWI, serta organisasi kepemudaan. Adapun narasumber yang didatangkan, adalah dari Kanwil Dirjen Bea dan Cukai, Mahmud Zein Firmansyah SH dengan materi “Ketentuan Peraturan Perundang-undangan di bidang cukai dalam rangka berantas rokok ilegal” Sedangkan Kasatpol PP M. Hadi Wawan Guntoro S.STP M.Si membawa materi “Peran Masyarakat Dalam Penegakan Hukum Peredaran Rokok Ilegal”. 

Selanjutnya kegiatan dilaksanakan di Kabupaten Trenggalek (12/7) yang dilaksanakan di Ruang Pertemuan Obyek Wisata Watulawang Durensari, Desa Sawahan, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek. Yang dihadiri Kasatpol PP Jatim, M Hadi Wawan Guntoro, S.STP M.Si.

Lalu pada tanggal 16 Juli, kegiatan dilaksanakan di Kabupaten Malang, adapun kegiatannya dikemas dengan melalui pagelaran seni dan pengajian, oleh sanggar tari Bayu Candra Kirana, Al Banjari AL Muhibbin, yang dilaksanakan di Rest Area JLB Desa Bululawang, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang.

Kasat Pol PP Jatim, M. Hadi Wawan Guntoro saat Talk show di Radio Suara Giri FM Gresik. (Ist) 

Sosialisasi tidak hanya dilaksanakan secara tatap muka, akan tetapi dilaksanakan secara on air melalui stasiun radio swasta Suara Giri FM yang dilaksanakan di Kabupaten Gresik (26/7). Dengan dipandu penyiar Yuli, kegiatan tersebut menghadirkan Kasatpol PP Jatim, M Hadi Guntoro dengan Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim.

Kegiatan road show untuk mencegah meluasnya perederan rokok ilegal terus dilakukan diberbagai tempat di Kabupaten/ Kota di Jawa Timur, diantaranya di Kabupaten Jombang yang dilaksankan di Gedung Islamic Center Jombang, Jl Arief Rahman Hakim, dengan dihadiri ormas kepemudaan setempat,(9/8), kemudian juga dilaksanakan di ruang rapat Praja II Kantor Satpol PP Jatim di Jl Jagir Wonokromo dengan dihadiri asisten pemerintahan dan kesejahteraan rakyat Sekdaprop Jatim Drs Benny Sampirwanto M.Si. dengan tema “Pemanfaatan DBHCHT Untuk Kesejahteraan Masyarakat”.

Pada akhir Agustus 2023, sosialisasi kembali dilakukan di Kota Madiun melalui talkshow Radio Moderato FM dengan menghadirkan Kadinkes Kota Madiun, Suprapto.

Kegiatan sosialisasi terus dilakukan, antara lain di Taman Canrdra Wilwatikta Pandaan, Kabupaten Pasuruan (8/9), Kabupaten Blitar, pada tanggal 19 September, Kabupaten Bangkalan (27/9) dengan menghadirkan Komisi A DPRD Prop Jatim, Moch Aziz SH MM, Kabupaten Tuban pada tanggal 19 Oktober, Kabupaten Mojokerto tanggal 26 Oktober 2023, Trenggalek, dan Kota Batu 

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat tidak hanya mendapatkan paparan tentang perundang-undangan bidang Cukai, melainkan juga diajak untuk tidak memproduksi serta mengedarkan rokok ilegal. 

Kepala Satpol-PP Provinsi Jatim, Muhammad Hadi Wawan Guntoro mengungkapkan, pihaknya terus melakukan sosialisasi terkait rokok ilegal terhadap masyarakat. Dengan tujuan, masyarakat memahami terkait rokok ilegal ini. Sehingga pemerintah dan masyarakat juga sama-sama mengerti soal rokok ilegal ini. “Bagian kita itu menginformasikan kepada masyarakat supaya tahu ini (Peraturan Perundang-undangan Bidang Cukai),” ungkap Hadi. 

Saat sosialusasi peredaran rokok ilegal Tuban. (Ist) 

Hadi menambahkan, saat nanti masyarakat sudah mendapatkan sosialisasi terkait ini, namun masih melanggar akan diberi pembinaan hingga dilakukan penindakan. Namun ia berharap sampai segitu, diharapkan dengan sosialisasi ini masyarakat benar-benar faham soal rokok ilegal. 

Adapun kegiatan sosialisasi yang dilakukan selama periode Juli-Desember 2023 di beberapa kabupaten/Kota di Jawa Timur meliputi, Kabupaten Lamongan, Trenggalek, Kabupaten Malang, Gresik, Jombang, Surabaya, Madiun, Kabupaten Pasuruan, Kab Blitar, Bangkalan, Tuban, Kota Mojokerto, Kabupaten Mojokerto, Kota Pasuruan, Kota Batu.

Sedangkan kegiatan sosialisasi gempur Tokok ilegal dan ketentuannya perundang undangan cukai 2023 pamungkas digelar di Gor Mojosari Kabupaten Mojokerto pada 18 Desember 3023 sekaligus penutup kegiatan. (za/riz) 

b-news.id skyscraper

Berita Lainnya

b-news.id skyscraper