Gubernur Khofifah Resmikan Pintu Perlintasan KA di JPL 79 Banyuwangi

avatar b-news.id
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, saat prosesi kepruk kendhil Resmikan pintu perlintasan JPL 79 Desa Gumirih, Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi.(foto/irawan)
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, saat prosesi kepruk kendhil Resmikan pintu perlintasan JPL 79 Desa Gumirih, Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi.(foto/irawan)

BANYUWANGI | B-news.id - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, didampingi Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, resmikan pintu perlintasan dan pos penjaga kereta api di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 79 Desa Gumirih, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, Sabtu (16/12/2023) pagi.

Khofifah mengatakan, pembangunan palang pintu perlintasan Kereta api yang dibangun melalui jalur Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa timur (Jatim) ini dilakukan dalam rangka memberikan perlindungan bagi masyarakat pengguna jalan yang melintas, khususnya pengendara kendaraan bermotor.

"ini adalah bentuk akuntabilitas pemerintah untuk memberikan jaminan perlindungan, keamanan, dan keselamatan bagi seluruh warga masyarakat, khusus nya pengendara lalu lintas," ujar Gubenur Khofifah.

Tanggung jawab pemerintah yang dimaksud oleh Gubernur Jatim ke-14 yang menjabat sejak 13 Februari 2019 itu adalah tanggung jawab bersama, tak hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi, melainkan juga merupakan tanggung jawab dari pemerintah Kabupaten atau kota.

"Ini merupakan Akuntabilitas kita, yang mana di setiap bagiannya, bisa dilakukan oleh siapa saja, dari elemen mana saja, dan level mana saja dalam rangka memberikan perlindungan, keamanan dan keselamatan bagi masyarakat pengguna jalan," tegasnya Khofifah.

Gubernur Jatim di dampingi Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menuju lokasi peresmian pintu perlintasan JPL 79 pada Sabtu (16/12/2023) pagi. (foto/irawan) 

Sementara itu Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, pada B-News.id beliau menyampaikan ungkapan Terima kasih atas diresmikannya fasilitas pintu perlintasan Kereta api di Kabupaten Banyuwangi oleh Pemprov Jatim ini.

Ipuk mengucap syukur, dibangunnya fasilitas keselamatan umum ini amatlah bermanfaat guna memberikan keselamatan bagi pengendara lalu lintas khususnya di Kabupaten Banyuwangi.

"Syukur alhamdulillah, jelang libur Nataru (Natal dan Tahun Baru) masyarakat akan semakin aman dalam berkendara, utamanya di musim liburan Nataru nanti," ungkap istri MenPAN-RB, Abdullah Azwar Anas pada awak media.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Prov. Jatim, Nyono menyatakan, dibangunnya JPL di Banyuwangi ini merupakan salah satu dari 37 JPL yang dibangun diseluruh Jawa Timur pada Tahun 2023.

"Tahun ini total ada 37 JPL yang telah kita bangun, dan tiga diantaranya berada di Banyuwangi, secara bertahap di tahun 2024 nanti Pemprov Jatim akan kembali membangun di beberapa titik guna menekan angka kecelakaan di perlintasan Kereta api," Tukas Nyono. (Irawan)

Berita Terbaru