KOTA BATU | B-news.id - Hujan lebat beserta angin dan petir, terjadi di Kota Batu sejak siang hari, Minggu (23/10/2022) berlanjut kabut tebal pada pukul 14.30 WIB yang menyebabkan jarak pandang terbatas hanya 5 meter saja.
Pantauan media ini, banyak kendaraan roda dua maupun roda empat menurunkan laju kecepatannya untuk menghindari kecelakaan.
Sementara itu, Kepala BPBD Kota Batu, Agung Sedayu mengatakan jika fenomena turunnya kabut tersebut merupakan hal yang wajar setelah hampir seharian hujan turun.
"Meski begitu saya mengimbau agar pengendara berhati-hati saat jarak pandang terbatas. Apalagi BMKG telah merilis bahwa musim penghujan tahun ini terjadi lebih awal. Kami mengimbau masyarakat waspada," tegas Agung.

Kabut tebal di Kota Batu mengakibatkan jarak pandang terbatas, pengendara diminta berhati-hati. (foto: doi nuri)
Agung menegaskan, kabut ini terjadi karena suhu turun menjadi dingin. Kabut yang turun ini sering terjadi di Kota Malang pada tahun 70 hingga 80 an.
Diketahui, sejak 4 Oktober 2022 status siaga darurat bencana alam sudah ditetapkan oleh BPBD, sebab Kota Batu merupakan daerah yang cukup rawan tanah longsor dan banjir.
"Potensi itu berada di kawasan Kecamatan Bumiaji dan Batu. Hasil pemetaan Kecamatan Bumiaji ada enam titik yang berpotensi mengalami longsor. Empat lainnya ada di Kecamatan Batu," ujarnya.
Begitu juga banjir luapan, ada tujuh desa berpotensi karena seringnya ada sumbatan, terlebih kawasan padat penduduk.
"Pasalnya, di kawasan padat penduduk sering ditemukan tumpukan sampah yang menutup saluran air. Sedangkan potensi angin beliung justru muncul di Kecamatan Junrejo," tutupnya.
Terkait fenomena ini, Kasatlantas Polres Batu, Akp Lya Ambarwati, mengatakan jika pihaknya sudah memiliki langkah antisipasi.
Sebelumnya, Satlantas Polres Batu minggu lalu, melaksanakan apel siaga bencana sebagai langkah antisipasi jika terjadi sesuatu saat bencana.
"Sekarang kami sedang melakukan imbauan di medsos, sebagai antisipasi para pengguna jalan, jika jarak pandnag terganggu nyalakan lampu hazard dan tetap berhati-hati saat berkendara, serta kurangi kecepatan," tandas dia. (inu)
Editor : Zainul Arifin