Pawai Budaya Jaga Persatuan dan Pembangunan Daerah

Bupati Sumenep Lepas Pawai Budaya di Batang-Batang

avatar b-news.id
Bupati Sumenep A Fauzi melepas karnaval/pawai budaya di Batang-batang dalan rangkaian semarak HUT Kemerdekaan ke 77. (Ist)
Bupati Sumenep A Fauzi melepas karnaval/pawai budaya di Batang-batang dalan rangkaian semarak HUT Kemerdekaan ke 77. (Ist)

SUMENEP | B-news.id - Semarak memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke 77 tahun 2022 belum usai. Meski tanggal 17 Agustus sudah dilewati, sejumlah agenda memperingati hari kemerdekaan itu terus dilaksanakan.

Seperti di Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep misalkan, hari Selasa, 23 Agustus 2022 kemarin, pawai atau karnaval digelar. Pawai yang digelar dari depan SDN Batang-Batang Daya III hingga alun-alun kecamatan itu berlangsung meriah.

Pada pawai itu, puluhan kelompok peserta ikut meramaikan. Mulai dari pemerintah desa yang ada di Kecamatan Batang-Batang, Puskesmas, sekolah, hingga kelompok perguruan pencak silat kompak mengikuti pawai.

Sejumlah pernak-pernik diperlihatkan peserta pawai. Mulai dari mereka yang berpakaian adat Madura lengkap dengan senjata khas Madura, yakni celurit, drum band, hasil pertanian, hingga musik uldaul.

Spesialnya lagi, karnaval tersebut dilepas langsung oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi. Fauzi hadir langsung ke lokasi start yang berjarak sekitar 2 Kilo Meter ke arah utara dari Kantor Kecamatan Batang-Batang tersebut.

Dalam sambutannya, Fauzi mengatakan, pawai budaya tersebut hendaknya meningkatkan persatuan dan kesatuan antar masyarakat, utamanya di Kecamatan Batang-Batang. Hal itu harus dilakukan dalam rangka bersama-sama memajukan daerah. 

"Semoga, kegiatan ini mencerminkan indahnya perbedaan tetap satu jua, untuk bersama-sama membangun daerah," kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan tersebut sesaat sebelum melepas peserta pawai.

Kata dia, pawai budaya itu juga harus memberikan pelajaran kepada generasi muda untuk lebih mengenal keberagam budaya dan kearifan lokal. Sehingga, kata Fauzi semakin menguatkan rasa persatuan dan kesatuan.

"Pemerintah dan masyarakat dalam membangun daerah tentu penuh tantangan di masa mendatang, karenanya dengan edukasi melalui pawai ini mempererat kebersamaan membangun Kabupaten Sumenep," tambahnya.

Pada sisi lain, menurut Bupati, penyelenggaraan pawai itu juga mampu menjaga kelestarian budaya di Kabupaten Sumenep dan Nusantara. Supaya keberadaan budaya itu terjaga dan tidak tergerus perkembangan zaman.

"Selain itu, kegiatan ini meningkatkan hubungan antara pemerintah dengan masyarakat agar berperan aktif mendukung menyukseskan program pembangunan," tukasnya. (suf)

Berita Terbaru