DPRD Gresik Launching Kamis Aspirasi Masyarakat

Reporter : Ali Sugiarto
Ketua DPRD Gresik, Wakil Ketua, Ketua Komisi saat launching. (ist)

GRESIK | B-news.id - Sebagai perwujudan dari wakil rakyat, dan harus menerima semua keluh kesah dari warga Kabupaten Gresik, sekaligus untuk mengetahui laporan ditindak lanjuti dan sekaligus tindak lanjut, dipandang perlu ada tim yang menerima laporan secara kelembagaan.

"Selama ini, masing masing anggota DPRD itu selalu menerima pengaduan dari warga nya melalui pesan singkat atau juga pesan WA, telepon, dan juga pengaduan secara langsung, kalau per individu kadang lupa me registrasi, dan termasuk mengetahui sejauh mana pengaduan warga masyarakat tersebut," terang Ketua DPRD Gresik, M Syahrul Munir. Kamis (5/11).

Baca juga: Matematika Jadi Pelajaran Menyenangkan, Peningkatan Guru Dalam Penyajian

Selama ini, masing masing anggota DPRD sudah menjalankan fungsinya untuk menerima aspirasi dan sekaligus keluhan warga masyarakat terkait pembangunan dan kehidupan sosial ber masyarakat.

Ketika salah satu Wakil Ketua DPRD Gresik Mujib Ridwan turun mendatangi salah satu desa, secara kebetulan hujan deras dan desaa tersebut jalannya rusak, warga mengeluhkan hal tersebut, dan Wakil Ketua DPRD segera mengontak tim URC untuk segera mengamvil tindakan

"Begitu pihak URC saya kontak, dan segera ada petugas yang melakukan pengecekan kondisi dilapangan, maka hari kerja berikutnya jalan tersebut di benahi," terang Mujib Ridwan.

Hampir semua pengaduan yang masuk ke DPRD selalu ditanggapi, dengan catatan nama pelapor, alamat, nomer kontak, alamat email, dan permasalahan yang dilaporkan jelas.

"Contoh ada pengaduan warga yang tinggal di wilayah Benjeng, asalnya dari Tuban, punya hutang disalah satu bank di kota Surabaya, ada masalah karena keberatan dalam angsuran cicilan hutang, setelah kedua belah pihak kami ajak ngobrol, akhirnya pihak bank melakukan peninjauan ulang berupa cicilan hutang yang lebih rendah, sepanjang masih ada kaitannya dengan gresik, pasti kita tindak lanjuti," papar Syahrul.

Baca juga: Kawasan Kota Lama Gresik Menarik Wisatawan Mancanegara

Ketua DPRD Gresik di depan ruang aspirasi masyarakat. (ist)

Ada juga pengaduan terkait tenaga kerja yang di bayar dibawah UMR, setelah dilakukan cros chek baik pengadu maupun teradu, bahwa pihak pabrik didalam KKWT mampu memberikan upah sebesar XXX rupiah, dibawah UMR dan pihak pengadu setuju serta membubuhkan tanda tangan, berarti tidak ada masalah.

Adalagi pengaduan soal rumah reot yang dikawatirkan ambruk saat awal musim penghujan, setelah anggota DPRD turun dan kondisi darurat serta menyedihkan, beberapa anggota DPRD urunan untuk membenahi rumah yang dikawatirkan ambruk.

Baca juga: Sekda Gresik Dorong Industrialisasi Pertanian Berbasis Teknologi

"Di Gresik ini ada banyak macam jalan, mulai jalan lingkungan, jalan poros desa, jalan kabupaten jalan propinsi, jalan nasional, kalau kita dilapori trkait jalan tersebut rusak, tentu kita pilah dan sekaligus skala prioritas, termasuk juga anggaran untuk benahi jalan," terang Mujib Ridwan.

"Masyarakat boleh datang bersurat ke kantor DPRD, namun lebih simpel mengadu lewat online : e-asmara, tentu saja dengan mencantumkan nama jelas, alamat, nomer kontak, dan perihal yang dikeluhkan, setelahnya kita sampaikan ke masing masing komisi untuk ditindak lanjuti," tutup Syahrul 

Program Kamis Aspirasi Masyarakat dari DPRD Gresik ini, di apresiasi oleh salah satu kantor berita, dan di berikan penghargaan.(*)

Editor : Zainul Arifin

Daerah
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru