Tim Sosialisasi Program Bangga Kencana Berkunjung di Desa Keboan Anom Sidoarjo

Reporter : Rizki Danurwindo
Kepala Desa Keboananom, Sutiyono S.Pd, menyampaikan sambutannya. (ist)

SIDOARJO | B-news.id - Tim sosialisasi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga berencana yang disingkat Bangga Kencana hadir di Desa Keboan anom, Kecamatan Gedangan (7/8).

Hadir sebagai narasumber, Taufik Daryanto, S.Psi, M.Sc dari BKKBN Propinsi Jatim, Heni Kristiani S.Pd, MM, Kepala DP3AKB Kabupaten Sidoarjo dan anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDI-P, Indah Kurnia.

Baca juga: Assosiasi UTJ Sidoarjo Peduli Emak-emak dan Janda, Beri Pelatihan Kerajinan Sandal Cantik 

Kepala Desa Keboananom, Sutiyono S.Pd, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan sosialisasi Bangga Kencana ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan wawasan kepada para peserta mengenai pentingnya program keluarga berencana.

“Kegiatan sosialisasi Bangga Kencana ini bertujuan untuk memberikan edukasi bagi warga Desa Keboananom mengenai perlunya memahami masalah kesejahteraan keluarga, sehingga diharapkan nantinya akan terwujud generasi yang lebih baik di masa yang akan datang,”kata Sutiyono.

Pada sesi pertama pemaparan dilakukan oleh humas BKKBN Propinsi Jatim, Taufik Daryanto S.Psi, M.Sc yang menekannkan perlunya pengawasan terhadap anak usia remaja.

“Pengaruh media sosial begitu besar terhadap anak remaja, banyak terjadi sekarang kasus anak hamil di luar nikah. Bila ini tidak terkendali, maka nantinya persoalan tersebut akan merembet menjadi persoalan sosial yang baru, seperti terjerat pinjol, narkoba dan tindakan kriminalitas,” kata Taufiq.

Baca juga: Forum RPS Berikan Apresiasi Kepada Tokoh Berdedikasi

Taufiq menambahkan, BKKBN Prop Jatim kini membuka ruang konsultasi gratis melalui website.

“Masyarakat kini bisa mengakses melalui www.siapbahagia.com untuk membuka ruang konsultasi bagi keluarga dan kami siap membantu,” ujarnya.

Pemateri kedua, Heni Kristiani S.Pd MM yang juga kepala DP3AKB, menjelaskan bahwa di Sidoarjo telah tersedia layanan konseling untuk masalah kekerasan anak dan perempuan.

Baca juga: Sidoarjo Borong Dua Penghargaan Dari Menko Perekonomian RI

“Untuk konseling masalah yang kerap terjadi, yaitu kekerasan dalam rumah tangga, DP3AKB telah bekerjasana dengan P2TP2A untuk memberikan konseling secara cuma-cuma kepada masyarakat terkait kekerasan terhadap anak dan perempuan, dan yang kedua terkait masalah keluarga berencana, meski hal tersebut dikatakan bonus demografi, akan tetapi jumlah angka kelahiran harus diatur, agar nantinya tidak menjadi persoalan sosial yang baru, seperti kemiskinan dan kriminalitas,” jelas Heni.

Pemateri ketiga, meski datang agak terlambat, Indah Kurnia dari Komisi IX DPR RI menyempatkan hadir di balai desa Kebaonanom dengan menjelaskan contoh dampak sosial bila populasi penduduk tidak terkendali.

“Hari ini kebetulan saya ada kunjungan di sebuah pabrik rokok terbesar di Surabaya yang katanya akan ada PHK besar-besaran, nah, ini adalah contoh mengenai masalah kependudukan, bayangkan bilamana pengangguran terjadi, dampak sosialnya akan lebih terasa, dimana daya beli masyarakat menurun, dan berpotensi orang akan melakukan jalan pintas untuk memenuhi kebutuhannya, seperti terjerat pinjol dan sejumlah aksi kejahatan, oleh karena itu perencanaan kelahiran merupakan salah satu solusi yang tepat, dimana di negara-negara maju, hal tersebut sudah mulai difikirkan,” ujar Indah.(*)   

Editor : Zainul Arifin

Daerah
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru