Bupati Sidoarjo Perintahkan Kadikbud Segera Perbaiki Plavon SDN 1 Sebani yang Jebol

Reporter : Zainul Arifin
Bupati Sidoarjo, Subandi didampingi Kadikbud Tirto Adi beserta anggota DPRD Nizar saat meninjau plavon di SDN Sebani yang jebol. (Ist)

SIDOARJO | B-news.id - Plavon di tiga ruang kelas di SDN 1 Sebani Kecamatan Tarik ambrol. Rusaknya plavon tersebut sudah sejak setahun lalu.

Hampir seluruh plavon di ruang kelas 1 dan 2 serta ruang AKM atau Asesmen Kompetensi Minimum jebol. Minggu pagi, (25/5), Bupati Sidoarjo H. Subandi meninjau kondisinya.

Baca juga: Pemkab Sidoarjo Pererat Sinergi Dalam Mendorong Kemajuan dan Kemakmuran Masjid

Ia datang didampingi anggota DPRD Sidoarjo M. Nizar, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo Tirto Adi, Kepala Dinas PU Bina Marga dan SDA Sidoarjo Dwi Eko Saptono serta Camat Tarik Iswadi Pribadi dan Kades Sebani.

Bupati Sidoarjo H. Subandi meminta kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo untuk segera melakukan perbaikan.

Pasalnya ia melihat kondisi sebagaian plavon yang masih menempel sangat mengkhawatirkan.

Untuk itu ia berharap perbaikan segera dilakukan agar tidak sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca juga: Sidoarjo Raih Sertifikat Menuju Kota Bersih, Masuk 10 Terbaik Nasional dalam Pengelolaan Sampah

“Kita akan usahakan dengan kemampuan anggaran APBD, kalau tidak ada kita akan lakukan penggeseran anggaran, atau kalau tidak kita mencoba memanfaatkan CSR yang ada di wilayah Tarik,”ucapnya.

Plt. Kepala Sekolah SDN 1 Sebani Indriana mengatakan jebolnya plavon tersebut sekitar setahun lalu. Namun sampai saat ini masih belum kunjung diperbaiki. Terpaksa ia masih menggunakan tiga ruang kelas tersebut untuk kegiatan belajar. 

“Laporannya sudah, sebenarnya sudah di ACC masuk anggaran April tapi realisasinya katanya bulan Mei Juni,”ujarnya.

Baca juga: Perbaikan Jalan Berlubang Dikebut, Bupati Subandi Minta Kontraktor Menjaga Kualitas

Ia berharap kerusakan plavon ruang kelas segera diperbaiki. Pasalnya sangat membahayakan siswa jika tetap menempati ruang kelas tersebut. Sudah banyak kayu penyangga plavon yang keropos dimakan rayap. Begitu pula dengan sebagaian plavon teras ruang kelas yang juga ambrol.

“Mudah-mudahan cepat terealisasi agar KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) nya aman dan lancar,”ucapnya. (*)

Editor : Zainul Arifin

Daerah
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru