Pj Wali Kota Mojokerto Peletakan Batu Pertama Pembangunan Wihara Buddhayana, Wujud Nyata Toleransi

b-news.id
Mas Pj turut lakukan peletakan batu pertama pembangunan Wihara Buddhidaya. (ist)

KOTA MOJOKERTO | B-news.id - Pejabat (Pj) Wali Kota Mojokerto Moh Ali Kuncoro menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Wihara Buddayana di Jl. Joko Tole, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto pada Minggu (7/7).

"Terima kasih warga Kota Mojokerto yang telah menjunjung tinggi toleransi dan moderasi beragama. Dan itu nyata adanya, semua agama kita wadahi, kita akomodir sehingga semua umat beragama bisa menjalankan ibadahnya secara khusuk, tenang dan damai," ujar mas Pj sapaan akrab dari Ali Kuncoro. 

Baca juga: Peringati Hari Ibu 2025, TP PKK Kota Mojokerto Tegaskan Peran Strategis Perempuan Menuju Indonesia Emas 2045

Mas Pj juga mengatakan bahwa moderasi beragama sudah lama terbentuk di Kota Mojokerto, untuk itu sudah menjadi kewajiban pemerintah dan masyarakat secara bersama merawat dan menjaga keberagaman di Bumi Majapahit.

"Keberagaman ini harus terus kita jaga, kita pelihara dan kita kuatkan, karena justru dengan keberagaman ini akan menjadikan kita menjadi bangsa yang hebat, bangsa yang saling menghormati diantara perbedaan yang ada," paparnya.

Mas Pj saat memberikan sambutan pada peletakan batu pertama pembangunan wihara Buddhayana Kota Mojokerto. (ist)

Baca juga: Dzikir Akbar Bersama Gus Iqdam, Pungkasi Rangkaian HUT Korpri dan Doa Keberkahan untuk Kota Mojokerto

Ali Kuncoro juga merasa tersanjung karena bisa menjadi bagian sejarah baru peradaban Kota Mojokerto melalui peletakan batu pertama pembangunan Wihara Buddayana tersebut.

Ia berharap kedepan Kota Mojokerto masyarakatnya akan semakin menjunjung tinggi moderasi, menghargai keberagaman serta saling menjaga toleransi antar umat beragama.

Baca juga: Satpol PP Kota Mojokerto Tertibkan Kabel Fiber Optik Wujud Tegakkan Perda

"Harapan kami ini nanti bisa menjadi simbol kebesaran baru, sebuah icon baru yang ada di Kota Mojokerto, nanti umat budha bisa melaksanakan ibadah disini dengan khusuk dan tenang," sambungnya.

"Dan yang tidak kalah penting pasti akan ada Teori trickle down effect nya akan muncul. Masyarakat sekitar tumbuh titik perekonomian baru, pasti nanti akan dikunjungi banyak orang, baik wisatawan asing maupun lokal," tandasnya. (eko)

Editor : Zainul Arifin

Daerah
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru