Warga Tengkel Arosbaya, Bangkalan Mencari Keadilan

Laporan Kasus Penipuan 5 Bulan Mandek

b-news.id
Juma'ati, korban penipuan menunjukkan surat laporan polisi (ist)

BANGKALAN | B-news.id - Mencari keadilan bagi masyarakat bawah bagaikan pisau tajam kebawah namun tumpul keatas  begitu sulit dan menyedihkan.

Sebagaimana yang di alami  Juma'ati. Warga Desa Tengket Kec. Arosbaya, Kab. Bangkalan, ia melaporkan kasus penipuan yang menimpa dirinya pada akhir Februari lalu. sayangnya, 5 bulan lebih masih berjalan ditempat tak ada progres perkembangan berarti.

Korps Bhayangkara Bangkalan seolah-olah cuek dengan laporan warga.meskipun sudah mengeluarkan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP). Ironisnya lagi adanya oknum Polisi diduga kerap minta uang kepada korban pelapor jika ingin kasusnya di tindaklanjuti.

"Laporan saya sudah hampir satu tahun, tapi tidak ada tindak lanjutnya. uang terus yang diminta oleh penyidik," ungkap Juma'ati kepada wartawan ini kemarin.

Dia bercerita, kasus penipuan yang menimpa dirinya terjadi pada Juni 2022 lalu.  Kala itu dia ingin mengambil mobil dengan cara kredit. Sayangnya, namanya gak lolos setelah di chek melalui BI. Dirinya lantas minta bantuan rekannya yang bernama Farihatul Laila, warga Desa Sabiyan Kec/kota Bangkalan untuk digunakan namanya.

Setelah kredit mobil di ACC, Juma'ati diminta melunasi uang muka sebesar Rp 65 juta oleh Farihatul Laila.

Namun sayang, setelah mobil keluar, kendaraan tersebut tidak diserahkan kepada dirinya. "Kalau seandainya kredit mobil itu dia yang mau pakai, harusnya uang saya yang Rp 65 juta itu kan dikembalikan,"keluhnya. 

Lantaran merasa ditipu, pihaknya berusaha menyelesaikan secara kekeluargaan. namun tidak ada itikad baik dari Farihatul Laila. "Karena ini kasus pidana, saya laporkan ke polisi dengan harapan ada kepastian hukum, " katanya.

Sementara itu Kanit perlindungan perempuan dan anak (PPA) Polres Bangkalan Aipda Priyanto selaku yang menangani kasus tersebut saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp tidak banyak memberikan keterangan. "Kita ketemuan saja mas, biar nanti saya jelaskan," singkatnya. (cs/wi)

Editor : Zainul Arifin

Daerah
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru