BANYUWANGI | B-news.id - Sebuah unggahan yang menyebutkan seorang pekerja tewas mengenaskan dalam kecelakaan kerja di Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, beredar di jejaring media Facebook, Jumat (5/5/2023).
Dalam unggahan itu menyebutkan bahwa, korban seluruh tubuhnya hancur bagaikan serpihan daging bakso, kontan ramai menjadi bahan pemberitaan di pelbagai media nasional.
Menanggapi berita tersebut, Polresta Banyuwangi menegaskan bahwa informasi tersebut adalah Hoax, setelah melalui serangkaian penyelidikan dan keterangan saksi di lokasi, keluarga dan rumah sakit tempat korban sempat mendapatkan perawatan.
Hal itu ditegaskan oleh Kapolresta Banyuwangi, Kombespol Deddy Foury Millewa, melalui Kasat reskrim, Kompol Agus Sobarnapraja, saat wawancara doorstop di Mapolresta Banyuwangi, Selasa (9/5/2023).
Kompol Agus mengatakan, sejak hari Jumat pagi ketika mendapatkan informasi unggahan tersebut, Satreskrim Polresta Banyuwangi segera melakukan langkah penyelidikan awal di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Terkait kondisi korban berdasarkan koordinasi dengan pihak rumah sakit dan keluarga korban, kondisi korban meninggal dunia di rumah sakit tersebut akibat kehabisan darah," tegas Kompol Agus.
Foto Hoax dan fakta terkait kejadian meninggalnya seorang pekerja pabrik paving yang tewas setelah mengalami patah tangan kanan. (Ist)
Lebih lanjut Kompol Agus membeberkan, penyebab korban meninggal kehabisan darah di rumah sakit, meski sempat mendapatkan pertolongan medis.
"Kehabisan darah atas ada nya luka di bagian tangan sebelah kanan putus, dan di bagian tubuh lainnya tidak terdapat luka," ungkapnya pada awak media.
Dalam kesempatan tersebut Kompol Agus menyampaikan, bahwa berita yang beredar mengenai kondisi korban yang dikatakan hancur adalah tidak benar.
"Jika ada informasi yang mengatakan tubuh korban hancur lebur itu tidak benar, termasuk foto yang beredar, setelah kami telusuri bukanlah foto yang berkaitan dengan kejadian di Banyuwangi," tandas Kompol Agus.
Meski belum dapat menggambarkan kondisi korban yang sesungguhnya, namun Kompol Agus menegaskan bahwa korban saat ditemukan masih dalam kondisi hidup dan sempat mendapat perawatan medis.
"Kondisi korban pada saat pertama ditemukan di areal pekerjaan itu kondisinya masih hidup kemudian dibawa ke rumah sakit, namun karena pendarahan hebat hingga korban tidak tertolong," pungkasnya.
Informasi yang berhasil dihimpun jurnalis B-news.id, hingga saat ini Satreskrim Polresta Banyuwangi masih mendalami kebenaran, apakah penyebab kejadian tersebut adalah murni kecelakaan kerja, ataukah ada penyebab lainnya. (irw)
Editor : Zainul Arifin