Nenek Lansia Yang Hilang Misterius di Hutan Plampang Banyuwangi Akhirnya Ditemukan

b-news.id
Mendiang nenek Jama'ah (65) semasa hidupnya Sebelum pada akhirnya dilaporkan hilang ke tengah hutan lereng Gunung ijen. (Ist)

BANYUWANGI | B-news.id - Upaya pencarian seorang nenek lansia oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TRC BPBD, dan dibantu oleh anggota TNI/Polri sejak Senin, akhirnya Kamis sore (4/5/2023) membuahkan hasil.

Namun sayang, Jama'ah, lansia berusia 65 tahun, ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa. Jasadnya pertama kali diketemukan sekitar pukul 17.10 Wib, dipinggiran hutan berjarak 1,5 Km dari titik awal korban dinyatakan hilang, ujung pemukiman warga.

Korban awalnya diketahui menghilang sejak Jum'at (28/4/2023) sekitar pukul 16.00 Wib, karena tak kunjung pulang setelah pamit nonton lomba layang-layang tak jauh dari rumah korban, akhirnya keluarga berinisiatif menjemput korban ke arena lomba.

Karena keluarga tak mendapati korban di arena lomba layang-layang, selanjutnya keluarga berusaha menyisir ke rumah-rumah warga hingga ke jalanan menuju pinggiran hutan.

Hingga jelang tengah malam akhirnya upaya pencarian oleh keluarga pun dihentikan, menyisakan informasi beberapa warga sempat melihat korban berjalan menuju ke arah barat dari lokasi lomba, artinya menuju ke arah hutan.

Akhirnya Senin (1/5/2023) keluarga melaporkan peristiwa hilangnya korban secara misterius itu ke Polsek Kalipuro dan diteruskan ke Pos Basarnas Banyuwangi yang bertempat di pelabuhan Ketapang Banyuwangi.

Tim SAR gabungan dibantu oleh warga dan keluarga korban, sedang melakukan upaya evakuasi jasad korban, Kamis (4/5/2023) sore.(ist) 

Diketahui menurut keterangan keluarga, korban mengalami gangguan psikologis, bersikap kekanak-kanakan dan pikun disebabkan oleh faktor usia lanjut.

Upaya pencarian di hari pertama oleh Tim SAR Banyuwangi dibantu keluarga korban dimulai pada Senin sore sekitar pukul 16.00 Wib, namun hingga pencarian di hari ke ketiga Tim SAR gabungan tak kunjung menemukan keberadaan korban.

Giyono, anggota Tagana Banyuwangi yang tergabung ke dalam Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian, menceritakan detik-detik ditemukannya korban saat wawancara secara eksklusif dengan jurnalis senior, Denny LSAP Banyuwangi.

Menurut Giyono, korban ditemukan setelah Tim SAR gabungan menyisir areal semak belukar sejauh 1,5 Km menuju hutan lebat di lereng Gunung ijen Banyuwangi.

"Jasad korban kita temukan masih dalam kondisi baik, diduga korban meninggal disebabkan faktor kelelahan dan juga faktor usia," ucap Giyono menuturkan pada Bung Denny LSAP. 

Masih menurut Giyono, kondisi medan yang disisir oleh Tim SAR gabungan dari titik kordinat awal dinyatakan hilang, hingga menuju ke titik kordinat korban diketemukan, sama sekali tidak dapat dilalui oleh kendaraan.

"Tim evakuasi menyisir rute pencarian dengan berjalan  kaki dengan dibagi tugas penyisiran oleh Tim Basarnas Kabupaten Banyuwangi," ungkapnya.

Lebih lanjut Giyono menjelaskan, sesaat setelah jasad korban ditemukan, Tim langsung melakukan pemeriksaan awal pada tubuh korban dan segera dilakukan upaya evakuasi.

"Hasil pemerintah awal tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban, selanjutnya jasad korban kita evakuasi dan langsung kita serahkan pada keluarga korban," pungkasnya. (irw) 

Editor : Zainul Arifin

Daerah
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru