BANYUWANGI | B-news.id - Seorang pengendara motor asal Banyuwangi tewas setelah mengalami kecelakaan di jalan Raya Denpasar - Gilimanuk KM. 109-110 Jembrana, Bali, Kamis dini hari (13/04/2023) sekitar pukul 03.00 Wib.
Satlantas Polres Jembrana langsung melakukan olah TKP pasca terjadinya tabrakan yang melibatkan sepeda motor Honda Supra bernopol DK 2274 ACW dan sebuah mobil pickup bernopol P 8165 VJ yang dikendarai oleh Trubus Diyanto (34) asal Desa Tambakrejo, Kecamatan Muncar.
Salah seorang pengendara motor yang bernama Khairur Rojikin (32) asal Desa Darungan, Kecamatan Kabat, tewas saat perjalanan menuju Puskesmas Melaya, sementara penumpang yang dibonceng Hadroi (47) asal Desa Bedewang, Kecamatan Songgon mengalami luka-luka.
Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP Ni Putu Meipin Ekayanti menjelaskan dalam keterangannya bahwa Kejadian ini bermula saat Rojikin yang berboncengan dengan Hadroi melaju kencang dari arah Denpasar menuju Gilimanuk, namun sesampainya di tikungan landai ke kanan, Rojikin diduga mengantuk sehingga laju motornya melaju ke jalur kanan.
"Pengendara motor berboncengan melaju kencang dari arah Denpasar menuju Gilimanuk, sedangkan penyebabnya dugaan sementara ini pengendara motor mengantuk dan oleng ke kanan," ucap AKP Putu Meipin saat di konfirmasi awak media.
Hardoi (47) asal Bedewang Songgon, korban luka-luka akibat kecelakaan di Jembrana Bali. (Ist)
AKP Putu Meipin menambahkan bahwa saat pengendara motor oleng ke kanan, dari arah berlawanan melaju sebuah mobil pickup sehingga tabrakan pun tak dapat terhindarkan, namun saat dievakuasi korban meninggal dunia dalam perjalanan ke puskesmas setempat.
"Korban Rojikin mengalami patah dikedua tangannya serta mengeluarkan darah segar dari hidung dan telinganya, hingga korban akhirnya meninggal saat dalam perjalanan ke puskesmas Melaya," ungkapnya.
Sedangkan dalam insiden tersebut korban lainnya Hadroi mengalami luka robek di lutut kiri serta kedua pergelangan kalinya, sementara pengemudi pickup selamat, namun sayang mobil pickupnya harus ringsek setelah menghantam pohon akibat berupaya menghindari kecelakaan tersebut.
Setelah selesai melakukan olah TKP serta mengamankan barang bukti, AKP Putu Meipin tak lupa menghimbau kepada warga agar lebih berhati-hati dalam berkendara, terutama saat arus mudik lebaran 2023.
"Saya himbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, hindari mengemudi dalam keadaan lelah atau mengantuk," pungkasnya. (irw)
Editor : Zainul Arifin