Jawa Timur Peringkat Tertinggi Indonesia

124 Lembaga SMA - SMK dan 24 Sekolah di Kabupaten Sampang Siap Laksanakan Kurikulum Merdeka

b-news.id
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Alifandi Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Sampang. (Ist)

 SAMPANG | B-news.id - Kurikulum Medeka yang di canangkan Kementrian Pendidikan, Kebudayaan,Riset Dan Tehnologi, sesuai surat keputusan Nomor : 044/H/KR/2922 Tentang Satuan Pendidikan Pelaksanaan Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Tahun Ajaran 2022/2023.

Didalamnya terdapat kebijakan yang memberikan kesempatan bagi satuan pendidikan untuk mempertimbangkan informasi lebih lengkap serta merefleksikan dalam menerapkan Kurikulum Merdeka sehingga perlu dilakukan penyesuaian satuan pendidikan pelaksana implementasi Kurikulum Merdeka. Kamis (20/10/2022)

Ali Afandi, S.Pd, MT, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Sampang, saat menerima kunjungan Ikatan Keluarga Media Sampang ( IKMS ) mengatakan, "Program Kurikulum Merdeka sejak di perkenalkan bulan Juli 2022 yang lalu, sekolah - sekolah yang ada di Kabupaten Sampang sudah turut mengambil bagian dan menerapkannya, sampai saat ini ada 24 sekolah SMA/SMK/SLB," ujarnya

"Dari sebanyak 164 lembaga pendidikan SMA/SMK/SLB sudah 14.63% sementara untuk Jawa Timur terbesar atau tertinggi nasional yaitu 2.756 atau 68 �ri lembaga yang ada yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka," tambahnya

Sementara sekolah yang menjadi Pusat Keunggulan ( PK ) dari program Kurikulum Merdeka di Kabupaten Sampang antara lain SMA Darussyahid, SMKN 1 Tamblengan Sampang dan SMKN 1 Sampang, sekolah - sekolah tersebut merupakan penggerak PK yang ditunjuk oleh kementrian melalui pengajuan sebelumnya untuk membantu mensosialisasikan program Kurikulum Merdeka dengan keunggulannya terutamanya sekolah yang berada di sekitarnya

Untuk sekolah yang belum mendapatkan penunjukan bisa melakukan Kurikulum Mandiri dengan menyiapkan apa yang bisa di dorong untuk bisa diajukan, seperti halnya yang sudah dilaksanakan SMA3 Sampang, sekolah tersebut telah berhasil mengimplementasikan Project Penguatan Profi Pelajar Pancasila ( PPPPP) yang dalam hal ini mereka mengadakan Fashion Show bertajuk Kebhinekaan dengan pakaian nusantara, 

Ali Afandi, S,Pd.MT, menambahkan, Kurikulum Merdeka di munculkan agar siswa bisa menghadapi perubahan zaman, tantangan dan kebebasan untuk berkembang secara global serta menumbuhkan rasa nasionalisme dan patriotisme. 

"Saya juga berharap teman - teman Ikatan Keluarga Media Sampang ( IKMS ) turut serta membantu program Kurikulum Merdeka ini melalui fungsi medianya," pungkasnya. (syamsul)

Editor : Zainul Arifin

Daerah
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru