Gercep Wakil Ketua DPRD Sidoarjo, Warih Andono Sidak Sekolah Ambruk

Reporter : Redaksi
Wakil Ketua DPRD Sidoarjo H Warih Andono,,SH, saat sidak di SMPN 1 Gedangan Sidoarjo. (foto: zainul) B-news.id)

SIDOARJO | B-news.id - Ambruknya salah satu ruang kelas di SMPN 1 Gedangan, mendapat perhatian dari Wakil Ketua DPRD Sidoarjo, H Warih Andono, SH.

Tidak menunggu lama, legislator Golkar tersebut langsung sat set (bergerak cepat) melakukan sidak ke lokasi kejadian di Desa Punggul, Kecamatan Gedangan, Senin (23/2/2025).

Baca juga: Sidak RTLH di Sedati, Bupati Sidoarjo Subandi Targetkan Perbaikan Setelah Lebaran

Dalam sidaknya Warih Andono sempat memeriksa bekas kayu yang lapuk di makan rayap. Selanjutnya ia  akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidiikan Sidoarjo agar segera mengevaluasi dan menghitung kebutuhan besaran anggaran yang digunakan untuk memperbaiki ruang kelas yang ambruk tersebut. 

Warih mengatakan ambruknya, salah satu ruang kelas tersebut akibat tiang atapnya sudah lapuk di makan rayap. Ia juga meminta agar ruang kelas di sebelahnya juga dibongkar karena diduga sebagian penyangga genting juga lapuk di makan rayap tentu saja ini sangat mengkhawatirkan.

"Tiidak menutup kemungkinan ruang kelas lainnya juga ikut terimbas di makan rayap, biasanya begitu, untuk itu empat ruang kelas ini juga harus di bongkar total," kata Warih. 

Atas kejadian ini pihaknya sangat prihatin karena masih dijumpai gedung sekolah di Sidoarjo yang rusak. Warih berharap kepada Kepala Dinas Pendidikan Sidoarjo untuk memetakan mana-mana saja sekolah yang rusak dan segera mendapat penanganan prioritas pembangunannya demi kenyamanan belajar siswa.

Baca juga: Pimpinan dan Anggota DPRD Sidoarjo Mengucapkan Selamat Hari Jadi ke 167 Kabupaten Sidoarjo Tahun 2026

“Saya sangat prihatin dengan kejadian ini meski tidak ada korban jiwa, sebagai langkah antisipasi, pembelajaran siswa dipindahkan ke ruang laboratorium. jadi jauh hari sudah diketahui kalau ruang kelas ini wuwungnya sudah reot, sehingga saat kejadian tidak ada korban, karena uang kelas ini kosong saat ambruk beverapa hari lalu," papar Warih diamini para guru yang ikut mendampingi sidak.

Warih juga mengingatkan, agar berhati-hati dengan ruang kelas lainnya, karena segala kemungkinan terburuk dapat terjadi sewaktu-waktu neskipun kita sudah berhati-hati, apalagi ruang kelas yang ambruk itu kondisi penyangga atapnya sangat lapuk di makan rayap. Kondisi ini bisa menular ke ruangan lain karena pergerakan rayap ini sangat cepat.

Sebagai langkah antisipasi puluhan siswa 'diungsikan' belajar di ruang laboratorium IPA atau memanfaatkan ruangan seadanya demi tetap mengikuti pelajaran.

Baca juga: Bupati Sidoarjo Subandi Minta Pendirian KDMP Dipercepat

Saat hujan turun atau angin kencang berembus, kegiatan belajar mengajar kerap terganggu karena kekhawatiran bangunan yang tersisa ikut roboh.

“Jadi yang terpenting proses pengamannya dulu, dan siswa tetap bisa belajar meskipun para siswa belajar dalam ruangan laboratoroum untuk sementara waktu sambil menunggu perbsikan uang direncanakan pada tahun 2027, mengingat tahun anggaran 2026 sudah berjalan," pungkas Warih.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo,Tirto Adi belum bisa dihubungi. (za)

Editor : Redaksi

Daerah
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru