Sedekah Bumi Desa Keboan Anom Gelar Pagelaran Wayang Kulit dan Pengundiaan Doorprize

Reporter : Rizki Danurwindo
Kepala Desa Keboan Anom, Sutiyono S.Pd S.Sos, saat menyampaikan sambutan. (rizki)

SIDOARJO | B-news.id - Sedekah bumi Desa Keboan Anom, Kecamatan Gedangan, dilaksanakan pada Sabtu (24/01) di Balai Desa dengan menghadirkan pagelaran wayang kulit Ki Dian Permana Putra S.Sos dari Kabupaten Jombang.

Namun sebelum dimulai, para tamu undangan dan warga yang hadir dihibur dengan campur sari pimpinan Waras Cs serta pengundian doorprize berupa sembako dan hadiah utama berupa sepeda gunung.

Baca juga: Pagelaran Wayang Kulit Semarakkan Taman Bahari Mojopahit di Mojo Fest 2025

Kepala Desa Keboan Anom, Sutiyono S.Pd S.Sos, dalam sambutannya mengatakan ruwah desa merupakan tradisi leluhur yang harus terus dilestarikan.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada warga Desa Keboan Anom yang telah memberikan dukungan atas terselenggaranya acara sedekah bumi tahun ini, karena tujuan utama kegiatan pada malam ini adalah wujud ungkapan rasa syukur atas segala karunia yang diberikan Allah SWT kepada kita semua, baik itu berupa nikmat kesehatan maupun rezeki yang barokah, dan yang kedua mudah-mudahan doorprize di tahun depan bisa lebih banyak lagi,” ujarnya.

Baca juga: Jalan Sehat Desa Pelemwatu Gresik, Warga Tumpah Ruah Rayakan Sedekah Bumi dan HUT RI ke-80

Camat Gedangan Asmari Hadi S.S.TP yang hadir dalam kesempatan tersebut, sependapat dengan apa yang disampaikan Kepala Desa Keboan Anom tersebut.

“Ruwah desa merupakan salah satu budaya yang harus terus dilestarikan, karena ruwah, artinya juga merawat desa, baik itu dari sisi lingkungan, maupun kultur masyarakatnya dimana jiwa gotong royong harus terus dipupuk agar jangan sampai punah,” kata mantan Camat Tulangan ini.

Baca juga: Pagelaran Wayang Kulit dan Ruwatan Puncak Bersih Desa Tuliskriyo Blitar

Asmara menambahkan, pada tahun ini kecamatan diberi kepercayaan oleh Pemkab Sidoarjo untuk melaksanakan perbaikan jalan.

“Jika ada warga yang menemukan jalan yang rusak segera laporkan kepada pihak kecamatan, agar segera ditangani, karena kini tiap kecamatan diberikan PIWK ( Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan ) untuk memperbaiki jalan,dan jika memang kami tidak mampu melaksanakan karena rusaknya sangat parah, akan segera kami teruskan kepada pihak PU Bina Marga,” jelasnya.(*)

Editor : Redaksi

Daerah
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru