BLITAR | B-news.id - Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, M.M. melantik dan mengambil sumpah jabatan delapan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menduduki jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar.
Pelantikan tersebut berlangsung khidmat di Pendopo Ronggo Hadinegoro, Kota Blitar, Kamis (13/11/2025).
Baca Juga: Ormas BIDIK Demo Soroti Ketimpangan Wilayah di Kabupaten Blitar
Pelantikan pejabat tinggi pratama ini menjadi bagian penting dari upaya penyegaran birokrasi sekaligus memperkuat kinerja pemerintahan daerah.
Dalam acara tersebut, hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar Khusna Lindarti, Ketua DPRD Kabupaten Blitar Supriadi, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, serta sejumlah undangan lainnya.
Delapan pejabat yang dilantik di antaranya, Sisilia Dyah Kristiani, S.Sos., M.M. sebagai Kepala Bappedalitbang; Wahyudi, S.T., M.M. sebagai Kalak BPBD; Hendry Bagus Dwiyanto, S.H., M.M. sebagai Kadis P3AP2KB; Tantowi Jauhari, S.P. sebagai Kadis PMD; Agus Zaenal Arfin, S.STP., M.Si. sebagai Kadis PUPR; Antonius Nanang Adi Putranto, S.T., M.T.Kadis Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Heri Widyatmoko, S.Pt. sebagai Kadis Peternakan dan Perikanan; serta Bayu Aji Mariska, S.E., M.M. sebagai Kadis PMPTSP.
Sebelum memulai sambutannya, Bupati Rijanto mengajak seluruh hadirin untuk menundukkan kepala dan berdoa bagi almarhum Ir. Krisna Triatmanto, M.Si., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Blitar, yang meninggal dunia pada pagi hari di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Suasana haru menyelimuti pelantikan saat doa bersama dipanjatkan.
“Saya tahu betul almarhum adalah sosok birokrat yang disiplin dan penuh tanggung jawab. Beliau sangat perhatian terhadap lingkungan dan masalah sampah. Semoga almarhum husnul khotimah dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujar Rijanto dalam sambutannya.
Dalam arahannya, Bupati Rijanto menegaskan bahwa jabatan yang diemban para pejabat tinggi pratama bukanlah hadiah, melainkan amanah dan kepercayaan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan loyalitas. Ia menekankan, pelantikan ini bukan sekadar prosesi seremonial, tetapi momentum memperkuat birokrasi yang adaptif dan profesional.
“Pejabat yang baru dilantik hari ini memikul tanggung jawab besar. Jabatan pimpinan tinggi pratama adalah posisi strategis yang menentukan arah kebijakan dan keberhasilan program perangkat daerah,” tegas Rijanto.
Baca Juga: Kemenag Kabupaten Blitar Peringati HAB ke-80, Tekankan Kerukunan dan Sinergi Bangsa
Ia juga mengingatkan pentingnya sinergi lintas sektor dan kolaborasi antar-OPD. Menurutnya, pejabat yang baru dilantik—yang sebagian besar tergolong muda—harus menjadi motor perubahan dan memastikan pelayanan publik di Kabupaten Blitar berjalan cepat, transparan, dan berkeadilan.
“Saya minta agar ego sektoral ditanggalkan. Bangun kolaborasi dan budaya kerja inklusif, karena visi besar kita adalah mewujudkan Kabupaten Blitar yang Berdaya dan Berjaya,” tambahnya.
Rijanto juga menyinggung tentang Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 yang menekankan penguatan sistem merit dalam pengelolaan ASN. Menurutnya, rekrutmen dan promosi jabatan di Kabupaten Blitar telah dilakukan berdasarkan kompetensi dan kualifikasi, bukan faktor lain di luar profesionalitas.
“Uji kompetensi pejabat tinggi pratama sudah dilaksanakan sesuai aturan. Maka, saya minta amanah ini dijalankan dengan sebaik-baiknya. ASN harus jeli dalam menyusun dan menjalankan program prioritas agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Bupati menegaskan bahwa kinerja pemerintah tidak boleh hanya berhenti pada capaian output, tetapi harus menyentuh outcome dan impact, atau memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Blitar.
Baca Juga: Kapolres Blitar Resmikan SBSN Rumah Dinas Tathya Dharaka Polres Blitar
“Jadi bukan hanya hasil administratif, tapi hasil nyata yang bisa dirasakan rakyat. Itu ukuran keberhasilan kita,” imbuhnya.
Menutup sambutannya, Bupati Rijanto mengajak seluruh pejabat untuk terus bekerja keras sekaligus bekerja cerdas. Ia menekankan pentingnya memberi ruang bagi generasi muda ASN yang kreatif, inovatif, dan menguasai teknologi agar birokrasi semakin dinamis dan responsif terhadap perubahan zaman.
“Pemimpin masa kini bukan lagi siapa yang paling kuat memerintah, tetapi siapa yang paling mampu menginspirasi dan menggerakkan,” ujar Rijanto. Ia juga berpesan agar pejabat senior menjadi mentor dan teladan bagi generasi muda ASN di lingkungan Pemkab Blitar.
Rijanto berharap pelantikan ini menjadi momentum memperkuat semangat pengabdian dan dedikasi seluruh ASN dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, serta berorientasi pada pelayanan publik. “Segera sesuaikan diri dengan tugas baru, tetap semangat dan teruslah mengabdi untuk masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya. (kmfkab/sun)
Editor : Zainul Arifin