GRESIK | B -news.id - Prinsip dari pendidikan adalah belajar dan terlibat secara langsung, baik melihat dan juga ber interaksi dengan komunikasi ke segala arah, dan dampaknya akan mengendap pada bawah sadar. Demikian di ungkap Waka Kurikulum Smpemupat Eny Wahyudin. Rabu (12/11).
"Kami memberikan pelajaran dan juga pengalaman secara langsung, dengan harapan membekas di alam bawah sadar dan bisa bermanfaat hingga hari tuanya, kami mengenalkan pada dunia marketing yaitu interaksi antara penjual dan pembeli," terang Eny.
Baca Juga: Matematika Jadi Pelajaran Menyenangkan, Peningkatan Guru Dalam Penyajian
Siswa siswi SD Almadany melakukan kunjungan dan juga belajar sejarah pada Wisata Giri Kuno , dan Museum Giri, hal ini untuk belajar terkait masuknya Islam di Jawa khususnya wilayah Gresik, dan dakwah yang dilakukan saat itu,
Selanjutnya siswa siswi SD Almadany ke Perguruan Muhammadiyah , terutama ke SMP Muhammadiyah Giri yang lebih dikenal dengan Smpemupat.
Begitu memasuki areal perguruan Muhammadiyah, semua siswa siswi diajak untuk solat duha di masjid, baru selanjutnya dikenalkan pada siswa siswi Smpemupat kelas IX yang berdagang makanan dan minuman.
Baca Juga: Kawasan Kota Lama Gresik Menarik Wisatawan Mancanegara
Siswa siswi Smpemupat menimbang bahan mentah untuk bikin makanan
Siswa Smpemupat menggelar bahan mentah, dan praktek mengolah menjadi makanan / minuman siap dikonsumsi, termasuk dalam seni pengemasan.
Siswa Siswi Smpemupat menggelar aneka jajanan dan minuman, dan ada yang di produksi sendiri, diantaranya : Churros, Cheesee roll, jelly milo dan susu jely.
Baca Juga: Sekda Gresik Dorong Industrialisasi Pertanian Berbasis Teknologi
"Dalam pemasaran, kami jual ke teman dan orang tua baik secara langsung maupun lewat promo di WA," terang Nurul salah satu siswi Smpemupat.
Kepala Smpemupat Mahbub Zunaidi S.Pd menjelaskan kegiatan kewirausahaan ini merupakan langkah awal bagi semua siswa Spemupat di jaman milenial biar tidak hanya bermain gadget saja melainkan harus bisa ber kreasi dan berinovasi.(*)
Editor : Zainul Arifin