Wali Kota Mojokerto Dorong UMKM Naik Kelas, Kuasai Branding dan Digital Marketing

avatar Eko Purbo
Wali Kota Ning Ita foto bersama para UMKM.peserta pelatihan digital marketing dan branding. (ist)
Wali Kota Ning Ita foto bersama para UMKM.peserta pelatihan digital marketing dan branding. (ist)

KOTA MOJOKERTO | B-news.id - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari terus mendorong agar UMKM lokal naik kelas. Menurutnya tak cukup hanya mengandalkan kualitas produk, namun juga perlu memperkuat packaging, branding, hingga strategi pemasaran yang kreatif di era digital saat ini. 

Hal itu disampaikan Ning Ita, sapaan akrab wali kota saat meninjau dua pelatihan sekaligus, yakni Branding dan Packaging serta Digital Marketing bagi puluhan pelaku UMKM di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Maja Citra Kinarya, Rabu (5/11).

Baca Juga: Wujudkan Pengadaan Transparan, Pemkot Mojokerto Teken Kontrak Payung ATK Kertas di Tahun 2026

Pelatihan ini diikuti oleh para pelaku UMKM dari berbagai sektor, mulai dari makanan dan minuman (mamin), fashion, craft, hingga alas kaki. Mereka tidak hanya mendapat materi, tetapi juga praktik, salah satunya promosi digital melalui live di platform media sosial.

“Persaingan saat ini bukan hanya di produk, berkualitas saja tidak cukup, tapi bagaimana cara kita mengemas dan memasarkan. Produk yang bagus tapi tidak dikenal akan sulit berkembang,” tutur Ning Ita.

Ning Ita bersama para UMKM di PLUT Blooto. (ist)

Baca Juga: Lagi, Destinasi Wisata Kota Mojokerto Susur Sungai Ngotok

Pemkot Mojokerto berkomitmen untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan sektor UMKM, yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian daerah. 

Pelatihan seperti ini menjadi langkah strategis agar pelaku UMKM di Kota Mojokerto semakin adaptif terhadap perubahan zaman. Pada kesempatan ini, Ning Ita juga turut memborong sejumlah produk lokal UMKM

“Era digital memberikan peluang yang sangat besar. Dengan kemasan menarik dan promosi yang tepat di media sosial, produk UMKM kita bisa dikenal lebih luas,” terang Ning Ita.

Baca Juga: Wali Kota Mojokerto Dorong Generasi Muda Adaptif Hadapi Disrupsi Digital

Pemerintah Kota Mojokerto akan terus “menggerojok” pelatihan bagi UMKM di berbagai bidang. Langkah ini dilakukan agar pelaku usaha kecil tidak hanya bertahan, tetapi mampu berkembang dan berinovasi.

“kami akan terus hadir memberikan pendampingan dan pelatihan agar UMKM bisa bertransformasi, tidak hanya bertahan tetapi juga tumbuh dengan kuat,” pungkasnya. (*)

Berita Terbaru