KABUPATEN MOJOKERTO | B-news.id - Persatuan Wartawan Mojokerto Raya (PWMR) terus melebarkan sayapnya dengan menjalin kerjasama dengan salah satu pabrik gula terbesar di Jawa Timur yakni Pabrik Gula (PG) Gempolkrep.
Hal tersebut ditandai dengan adanya audiensi antara PWMR dengan PG Gempolkrep di Aula Rapat PG Gempolkrep Kabupaten Mojokerto pada Rabu (1/10) siang.
Ketua PWMR, Jayak Mardiansyah menjelaskan, pihaknya menyampaikan terima kasih kepada PG Gempolkrep yang telah berkenan menerima permohonan audiensi kerjasama publikasi dari PWMR.
"Semoga kedepannya, bukan hanya kerjasama publikasi namun juga saling memberikan saran dan masukan yang membangun untuk kebaikan bersama," harap Jayak.
Sementara itu humas PG Gempolkrep, Taufan Pamungkas menerangkan, pihaknya siap mengakomodir permohonan kerjasama publikasi dari PWMR.
Baca Juga: Sebut Kiai Asep Preman, HMN Tidak Terima dan Akan Pertimbangkan Langkah Hukum
"Kerjasama ini bersifat insidentil ya. Bukan setiap bulan. Namun kami membuka ruang yang luas untuk kita saling berkomunikasi, saling memberikan saran dan masukan yang membangun," ucap Taufan Pamungkas.
Pihaknya mengakui saat ini total ada 30.000 ton gula produksi 2025 yang masih ada di gudang PG Gempolkrep.
"Hal ini lantaran adanya persaingan dengan gula rafinasi dan berdiri pabrik gula swasta. Untuk gula produksi 2023 dan 2024 Alhamdulillah sudah terjual semua. Tinggal 30.000 ton produksi gula 2025 yang perkiraan bakal laku di November 2025," terangnya.
Baca Juga: Aksi Demo Pamong Majapahit Kepada Bupati Mojokerto, Picu Kemarahan Kiai Asep
Pihaknya berharap kegiatan PG Gempolkrep bisa terpublikasi dengan baik kedepannya.
"Mari kita membangun kerjasama simbiosis mutualisme. Kita juga telah rutin memberikan CSR kepada desa sekitar pabrik yang fokusnya untuk pengembangan budidaya tebu. Mulai dari normalisasi sungai hingga pembangunan sumur artesis," tutup Taufan. (*)
Editor : Zainul Arifin