Sosialisasi Mitigasi Bencana Anak Usia Dini, Jadi Bekal Kemampuan Selamatkan Diri

avatar Eko Purbo
Anak-anak usia dini bersalaman dengan Wali Kota Ning Ita dalam sosialisasi mitigasi bencana. (ist)
Anak-anak usia dini bersalaman dengan Wali Kota Ning Ita dalam sosialisasi mitigasi bencana. (ist)

KOTA MOJOKERTO | B-news.id - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari meninjau sosialisasi mitigasi dan simulasi bencana kebakaran bagi anak usia dini di Kampung Siaga Bencana, Kelurahan Gununggedangan, Kecamatan Magersari, Jumat (26/9/2025). 

Puluhan siswa Taman Kanak-Kanak tampak antusias melihat dan mempraktikkan cara menangani api hingga menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) dengan bimbingan petugas dan orang tua.

Baca Juga: Kampung Ramadhan 2026, Gelaran Seni Hingga Festival Masakan di Kota Mojokerto

Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto ini menegaskan pentingnya penanaman pengetahuan kebencanaan sejak dini.

“Anak-anak sampai orangtua harus dibekali kemampuan dasar seperti menyelamatkan diri dan menggunakan alat pemadam sederhana agar siap saat darurat,” tutur Ning Ita.

Wali Kota Mojokerto Ning Ita bersama Kalaksa BPBD Kota Mojokerto Ganesh Kresnaawan di Gunung Gedangan. (ist)

Baca Juga: Musrenbang Kecamatan 2027, Pemkot Mojokerto Selaraskan Aspirasi Masyarakat Kranggan

Ning Ita juga menambahkan, pembentukan karakter tangguh bencana harus sejalan dengan kesadaran, kepedulian dan keberanian. 

“Mitigasi bencana bukan sekadar teknis, tapi juga kesadaran, kepedulian, dan keberanian,” imbuhnya.

Baca Juga: Kecamatan Magersari Awali Musrenbang Tingkat Kecamatan Pembangunan Kota Mojokerto 2027 

Dalam kegiatan tersebut, Ning Ita didampingi Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Mojokerto, Ganesh Pressiatantra K menyerahkan perlengkapan siaga bencana sebagai wujud komitmen memperkuat kesiapsiagaan masyarakat.

“Kami ingin kesadaran ini menjadi budaya, sehingga Kota Mojokerto tumbuh sebagai kota yang tangguh bencana,” pungkasnya. (*)

Berita Terbaru