Komisi III DPRD Kota Mojokerto Sidak SDN Meri dan SPPG Tropodo, Jalankan Fungsi Kontrol

avatar Eko Purbo
Anggota DPRD Kota Mojokerto Komisi III bersama Ketua DPRD Ery Purwanti saat sidak di SDN Meri. (eko)
Anggota DPRD Kota Mojokerto Komisi III bersama Ketua DPRD Ery Purwanti saat sidak di SDN Meri. (eko)

KOTA MOJOKERTO | B-news.id - Menyikapi adanya keluhan dari masyarakat dan pemberitaan di media sosial terkait makanan dari program MBG yang diduga basi, anggota DPRD Kota Mojokerto dari komisi III bertindak gercep dengan melakukan sidak.

Hal ini dilakukan untuk mengetahui kondisi real yang ada guna mengoptimalkan tugas dan fungsi kontrol yang melekat pada anggota legislatif.

Baca Juga: Lagi, Destinasi Wisata Kota Mojokerto Susur Sungai Ngotok

SDN Meri yang beralamatkan di Jalan Raya Meri 478 Kelurahan Meri Kota Mojokerto menjadi sasaran pertama yang disidak anggota dewan pada Jumat (19/9) pagi.

Dengan didampingi Kepala Sekolah SDN Meri para legislator menyapa murid dan melihat dari dekat makanan dari SPPG yang kebetulan lagi disantap oleh anak-anak dalam program Makanan Bergizi Gratis andalan presiden Prabowo.

Anggota komisi III yang sidak pagi ini berdasarkan aduan masyarakat.karena pada Rabu (17/9) kemarin makanan dari SPPG diduga ada yang basi yaitu mie dan tempe. Sedangkan yang lainnya masih bagus dan bisa dikonsumsi.

"Alhamdulillah menu hari ini disukai anak-anak, selain sehat dan lezat juga kelihatan bersih," ujar Nurul Huda Kasek SDN Meri kepada para anggota dewan dan awak media yang ikut meliput.

Setelah sidak di SDN Meri, rombongan anggota dewan dari komisi III ini lanjut meninjau ke penyalur MBG di SDN Meri yakni Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tropodo di lingkungan Tropodo RT.02 RW.01.

SPPG Tropodo ini menurut penuturan Shiko melayani 3.329 anak yang berada di 29 satuan pendidikan dari tingkat TK sampai dengan SMA.

Baca Juga: Wali Kota Mojokerto Dorong Generasi Muda Adaptif Hadapi Disrupsi Digital

Wakil Ketua Komisi III Budiarto (safari) saat sidak di SPPG Tropodo Kota Mojokerto. (eko)

Menu yang dihidangkan maupun bahan-bahannya dibawah pengawasan seorang ahli gizi dan seorang akuntan.

"Kami sidak kesini bukan untuk mencari-cari kesalahan atau kekurangan. Tapi karena aduan dari masyarakat berkaitan makanan dalam MBG yang kondisinya diduga basi, makanya kami ingin melihat langsung supaya kalau ada kekurangan bisa diperbaiki dan anak-anak kita yang menyantap makanan dari MBG menjadi lebih sehat dan berrgizi," tegas Budiarto wakil ketua komisi III yang juga politisi PKS.

Ia juga menambahkan dengan adanya dewan sidak ke SPPG Tropodo ini akan menjadi alarm peringatan SPPG yang lain agar lebih berhati-hati dan lebih baik dalam menyiapkan dan menyajikan MBG.

Baca Juga: Ning Ita Berikan TPP Prestasi Berbasis Inovasi, Wujud Apresiasi Pemerintah Daerah

"SPPG yang lain akan lebih berhati-hati setelah mengetahui kalau SPPG Tropodo ini mendapat tinjauan dari anggota legislatif," tegasnya.

Harapannya tentu melalui sidak yang dipelopori oleh komisi III DPRD Kota Mojokerto membuat SPPG bukan hanya di kota Mojokerto melainkan di seluruh Indonesia untuk tidak main-main dengan uang negara.

Dan program nasional MBG yang digagas presiden Prabowo benar-benar terlaksana dengan baik dan tujuan Indonesia Emas 2045 yaitu anak-anak yang memiliki badan yang sehat, SDM yang unggul dan memiliki daya saing. (*)

Berita Terbaru