GRESIK | B-news.id - Wajah Parto (52) sebut saja begitu yang bekerja sebagai tukang kebersihan salah satu SDN di kota Gresik seketika berseri seri, ketika mendapat WA dari seseorang yang mengaku teman yang pernah bekerja di Malaysia 20 tahun yang lalu.
Dalam WA tersebut, teman yang mengaku bernama Datuk Haris mempunyai kekayaan yang berlimpah, akan membuka usaha di Indonesia dan juga akan membantu perekonomian orang yang kurang beruntung.
Baca Juga: Pemkab Gresik Raih Penghargaan “Menuju Informatif” pada KI Award 2025
Tahap awal Datuk Haris akan mengirim cek dari salah satu bank Malaysia sebesar 500 juta Ringgit, ( dengan mem foto cek dengan nilai tersebut).
Si pengirim pesan berharap kepada tukang kebersihan SDN ini, untuk menyiapkan dokumen yang diperlukan dan sekaligus membayar pajak atas pengiriman uang kepada nomer rekening salah seorang di luar negeri.
Parto yang kebetulan sedang banyak masalah dalam keuangan sontak bersemangat untuk mencari pinjaman dengan harapan dapat amanah memegang uang kiriman dari luar negeri yang mungkin sepanjang hidupnya tidak mungkin bisa melihat atau menghitung.
Salah satu guru yang baru diangkat sebagai PPPK dan sering menjumpai modus penipuan segera memberi informasi kepada tukang kebersihan yang sudah meluap kegembiraan.
"Hari begini gak ada orang yang tidak mengenal pribadi dengan baik dan menitipkan harta yang melimpah, kalau dia niat membantu teman yang ekonominya lagi terpuruk, ya dibantu dengan dikirim uang, biaya kirim, pajak, dan biaya lainnya ya di tanggung oleh si pengirim, " jelas John yang guru PNS.
Lebih lanjut dikatakan, kalau penerima cek lebih dahulu mengirim biaya pengiriman dan juga pajak, belum tentu cek itu bisa di cairkan.
Hal senada juga di ceritakan oleh pegawai salah satu pabrik kayu yang di kirimi seseorang diluar negeri, diberi cek dari salah satu negara di Amerika Selatan, setelah dikirimi biaya kirim dan juga pajak, hingga hampir setahun cek tersebut tidak bisa di cairkan.(*)
Editor : Zainul Arifin